120 Napi Narkotika Dipindahkan dari Depok ke Nusakambangan
Sebanyak 120 narapidana kasus narkotika dari Rutan Depok dipindahkan ke Nusakambangan setelah terungkap dugaan pesta sabu di dalam rutan.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 11 Oktober 2026, 21.19 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Sebanyak 120 warga binaan pemasyarakatan (WBP) dari Rutan Kelas I Depok telah dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Jawa Tengah, sebagai respons atas kejadian dugaan pesta narkotika jenis sabu yang terjadi di dalam lingkungan rutan. Keputusan pemindahan ini diambil setelah adanya temuan yang mengindikasikan pelanggaran serius terhadap ketertiban dan disiplin di tempat penahanan. Pemindahan dilakukan atas arahan resmi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM.
Mayoritas dari 120 narapidana yang dipindahkan merupakan terpidana kasus narkotika, dengan sisanya terdiri dari warga binaan yang dihukum atas tindak pidana umum. Proses pemindahan telah mendapat persetujuan dari otoritas terkait dan dilakukan secara terstruktur guna menjamin keamanan dan kelancaran operasional pemasyarakatan. Kepala Bidang Pembinaan dan Pelayanan Kanwil Ditjenpas Jawa Barat menegaskan bahwa semua narapidana narkotika yang terlibat dalam kasus tersebut telah dipindahkan sesuai petunjuk dari pusat.
Selain pemindahan narapidana, otoritas juga menindaklanjuti dugaan keterlibatan oknum pegawai rutan dalam kejadian tersebut. Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Ditjenpas Jawa Barat menyatakan bahwa laporan polisi telah dibuat oleh Kepala Rutan Depok terhadap pegawai yang diduga terlibat. Penyelidikan masih berlangsung, dan proses hukum akan dilanjutkan sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah ini menunjukkan komitmen institusi untuk menjaga integritas dan kedisiplinan di lingkungan pemasyarakatan.
Kejadian ini bermula dari viralnya sebuah rekaman video yang menampilkan sejumlah pria diduga narapidana berada di ruangan tertutup, melakukan aktivitas berjoget dengan musik keras dan menggunakan alat yang diduga sebagai bong untuk mengonsumsi sabu. Video tersebut memicu kekhawatiran publik dan mempercepat tindakan penanganan dari pihak berwenang. Kejadian ini menjadi peringatan terhadap pentingnya pengawasan internal dan penerapan sistem pengawasan yang ketat di lembaga pemasyarakatan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Penembakan Petugas Imigrasi AS Tewaskan Warga di New York
Insiden penembakan oleh petugas ICE di New York menimpa seorang warga yang diduga imigran ilegal, dengan korban masih hidup dan dirawat di rumah sakit.
11 Oktober 2026

Hasyim Asyari Bantah Isu Penyelundupan Syarat Pendidikan dalam PKPU
Eks Ketua KPU RI membantah tudingan menyelundupkan syarat pendidikan dalam PKPU 19/2023, menegaskan proses pembentukan norma telah melalui uji publik dan konsultasi dengan lembaga terkait.
11 Oktober 2026

Mutasi Jabatan Tinggi Polri Dalam Rangka Penguatan Organisasi
Mutasi terhadap Kakorlantas dan tiga kapolda dilakukan sebagai bagian dari upaya penguatan struktur dan peningkatan kinerja internal Polri.
11 Oktober 2026

Tuntutan Maksimal untuk Febrie Adriansyah Jadi Ujian Kredibilitas Kejagung
Tuntutan pidana maksimal terhadap terdakwa Febrie Adriansyah menjadi bukti komitmen Kejagung dalam membersihkan institusi dan memulihkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.
11 Oktober 2026
Berita Lainnya

Trump Jamin Tak Serang Iran Sebelum Pemilu AS
Minggu, 11 Oktober 2026, 21.28 WITA

Trump Dorong Perjanjian Energi dengan Rusia, Zelensky Soroti Kontradiksi
Minggu, 11 Oktober 2026, 21.22 WITA

Nopek Novian Bantah Terlibat dalam Skema Emas Rp25 Miliar
Minggu, 11 Oktober 2026, 21.21 WITA
Hasyim Asyari Bantah Klaim Doli Soal Tak Bahas PKPU 19/2023
Minggu, 11 Oktober 2026, 21.21 WITA

Prabowo Sambut El-Sisi di Halim, Antar Kepulangan dengan Hormat
Minggu, 11 Oktober 2026, 21.21 WITA

Penguatan Ekonomi Melalui Jalur Anyer-Panarukan 3R
Minggu, 11 Oktober 2026, 21.20 WITA

Kapolri Perbarui Tiga Kapolda, Fokus pada Kompetensi dan Sinergi Operasional
Minggu, 11 Oktober 2026, 21.19 WITA

Menteri Dukung Program Anyer-Panarukan 3R Dorong Pembangunan Desa Berkelanjutan
Minggu, 11 Oktober 2026, 21.19 WITA

