Rabu, 7 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

14 Mahasiswa UHO Raih Pendanaan PMW Senilai Rp8 Juta Per Orang

Empat belas mahasiswa Universitas Halu Oleo berhasil meraih pendanaan program Mahasiswa Wirausaha dari Kemenristekdikti, masing-masing mendapatkan dana sebesar Rp8 juta.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 17.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka

Kendari, ıNarasikita - Empat belas mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) berhasil meraih pendanaan pendampingan program Mahasiswa Wirausaha (PMW) dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Dana yang diberikan masing-masing sebesar Rp8 juta, menjadi dukungan konkret bagi para pelaku inovasi muda di Sulawesi Tenggara. Proses seleksi dilakukan secara ketat melalui serangkaian evaluasi kelayakan dan kualitas proposal yang diajukan oleh para peserta.

Program ini dirancang untuk mendorong kreativitas, kemandirian, dan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja maupun dunia usaha. Setiap penerima pendanaan diharapkan mampu mengembangkan ide bisnis yang berkelanjutan dan berdampak positif terhadap lingkungan sekitar. Dengan dukungan finansial ini, para mahasiswa diharapkan dapat memulai usaha nyata, membangun portofolio kewirausahaan, serta meningkatkan kapasitas kewirausahaan di tingkat kampus.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya institusi pendidikan tinggi untuk memperkuat ekosistem inovasi dan kewirausahaan di daerah. Melalui pendampingan teknis dan pelatihan kewirausahaan, UHO berkomitmen menciptakan generasi muda yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja. Hasil dari program ini diharapkan mampu menjadi contoh nyata bagi kampus lain di wilayah timur Indonesia.

Dengan realisasi pendanaan ini, mahasiswa yang terpilih diharapkan dapat memanfaatkan dana secara transparan dan akuntabel, serta menunjukkan hasil nyata dalam jangka waktu tertentu. Proyek yang diusulkan mencakup berbagai sektor, mulai dari pangan, teknologi informasi, hingga produk kerajinan lokal. Keberhasilan program ini juga menjadi indikator penting dalam peningkatan kualitas pendidikan tinggi yang berorientasi pada kemandirian dan inovasi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya