144 Siswa dan Balita Diduga Keracunan Akibat Minuman Berwarna di Konawe Selatan
Belasan siswa dan satu balita di Konawe Selatan diduga keracunan setelah mengonsumsi minuman berwarna yang diduga mengandung bahan berbahaya, memicu penanganan medis darurat.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 23.00 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 29x dibukaKendari, ıNarasikita - Sebanyak 144 anak diduga mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi minuman berwarna di lima sekolah dasar dan satu taman kanak-kanak di Kabupaten Konawe Selatan. Kondisi kritis muncul dalam waktu singkat, dengan sejumlah siswa mengalami muntah, sakit perut, dan kejang. Tim kesehatan setempat segera menangani korban, sementara sebagian besar dibawa ke rumah sakit terdekat untuk observasi dan perawatan intensif.
Dari total kasus, 143 siswa dan satu balita yang diduga terpapar minuman tersebut ditemukan dalam kondisi tidak stabil. Dinas Kesehatan setempat menyatakan bahwa pemeriksaan laboratorium telah dilakukan terhadap sampel minuman yang dikonsumsi, dengan hasil menunjukkan adanya zat yang tidak sesuai standar keamanan pangan. Penyebab pasti keracunan masih dalam proses penyelidikan oleh dinas terkait.
Kepala Dinas Pendidikan Konawe Selatan menegaskan bahwa penyaluran minuman tersebut dilakukan secara kolektif melalui program sekolah, namun tidak melibatkan perusahaan resmi atau izin edar. Pihak sekolah mengaku tidak mengetahui sumber pasokan minuman, yang dibeli secara swadaya oleh komite sekolah. Kini, penyelidikan sedang dilakukan untuk melacak asal usul produk dan menentukan tanggung jawab hukum.
Upaya pencegahan diperkuat dengan penarikan sementara semua minuman berwarna dari area sekolah dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh produk yang beredar di lingkungan pendidikan. Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk melapor jika menemukan produk serupa. Tujuan utama adalah memastikan keamanan pangan anak-anak dan mencegah kejadian serupa di masa depan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Seorang ibu dari Sulawesi Tenggara berusia 55 tahun mendampingi dua anaknya yang lulusan sarjana mencari pekerjaan melalui job fair di Jakarta, mengungkap kesulitan pasar kerja modern yang ketat meski kualifikasi tinggi.
24 Oktober 2026
Sekda Kolaka Utara Luluskan Disertasi, Raih Gelar Doktor
Sekretaris Daerah Kolaka Utara berhasil menyelesaikan disertasi dan resmi meraih gelar doktor dalam bidang manajemen publik.
24 Oktober 2026
Polres Buton Utara Tetapkan Satu Tersangka Kasus Penyalahgunaan Pertalite
Penyidik Polres Buton Utara menetapkan satu tersangka terkait dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak jenis pertalite melalui modifikasi tangki mobil pikap.
24 Oktober 2026

Kapolres Pantau Pengamanan Pilkades Tinanggea Secara Langsung
Kapolres Konawe Selatan turun langsung memantau kesiapan pengamanan Pilkades di Tinanggea, memastikan pelaksanaan berjalan aman, kondusif, dan profesional.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu per Gram Hari Ini
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Investor Desak MSCI Jelaskan Alasan Penurunan Status Pasar Indonesia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Suahasil Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemenkeu Diganti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Bahlil Dorong E50 untuk Kurangi Impor BBM
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Kemenkeu
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.24 WITA

Transmart Gelar Full Day Sale, Diskon Elektronik Hingga Jutaan Rupiah
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.22 WITA

