Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

15 Gerai BRILink Berkat Awal dari Toko Besi

Nilam Sari, yang mulai dari toko besi dan elpiji, kini mengelola 15 gerai BRILink di Medan, melayani ratusan transaksi harian dan mendukung inklusi keuangan di wilayah perkebunan dan industri.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 12.18 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 67x dibuka
15 Gerai BRILink Berkat Awal dari Toko Besi📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Perjalanan Nilam Sari sebagai pelaku usaha mikro berawal dari aktivitas toko besi dan pangkalan elpiji 3 kilogram di kawasan industri Medan. Dari usaha sederhana itu, ia melihat peluang untuk memperluas layanan keuangan melalui BRILink Agen, yang dimulai sejak 2014. Awalnya, layanan terbatas pada pembayaran listrik, pembelian pulsa, dan cicilan, tetapi seiring waktu, kebutuhan masyarakat terhadap transaksi keuangan digital terus meningkat, mendorong pengembangan usahanya.

Kini, 15 gerai BRILink yang dikelolanya menawarkan beragam layanan, termasuk setor dan tarik tunai, transfer, pembayaran tagihan listrik dan telepon, pengisian BRIZZI, serta pembelian pulsa. Aktivitas harian di setiap gerai bahkan mencapai ratusan transaksi, menunjukkan tingginya permintaan masyarakat terhadap layanan keuangan yang praktis dan terjangkau. Layanan ini kian relevan seiring perubahan sistem pembayaran upah pekerja perkebunan yang beralih dari tunai ke transfer digital.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang tidak terlayani oleh bank, Nilam membuka gerai mulai pukul 07.00 hingga 23.00 setiap hari. Waktu operasional yang panjang ini menjadikan gerainya sebagai alternatif utama saat bank tutup, ATM kehabisan uang, atau antrean terlalu panjang. Ketersediaan layanan sepanjang hari menjadi kunci keberhasilan usaha yang terus berkembang, sekaligus memperkuat akses keuangan di daerah terpencil.

Dukungan dari Sri Wahyuni, petugas pendamping keagenan BRI Medan Gatot Subroto, turut menopang perkembangan usaha Nilam. Melalui pendampingan dan komunikasi rutin, Wahyuni membantu menjaga keberlanjutan layanan dan meningkatkan kapasitas agen dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Menurut pernyataan resmi dari BRI, perjalanan Nilam menjadi contoh nyata bagaimana BRILink Agen dapat menjadi penggerak ekonomi lokal dan memperluas inklusi keuangan.

Hingga akhir September 2026, jaringan BRILink Agen BRI telah menjangkau lebih dari 60 ribu desa—setara dengan 80% desa di Indonesia—dengan total lebih dari 1 juta agen. Jaringan ini mencatatkan 750 juta transaksi, nilai transaksi mencapai Rp1,270 triliun, menghasilkan pendapatan berbasis biaya (fee-based income) sebesar Rp1,3 triliun, serta mendukung penghimpunan dana murah sebesar Rp32 triliun.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya