17 Tim Tanggap Darurat Siap Berlaga di IFRC 2026 Timika
Tim dari 16 perusahaan pertambangan dan energi akan berkompetisi dalam IFRC 2026 di Timika, Papua Tengah, dengan fokus pada kesiapan menghadapi darurat dan peningkatan budaya keselamatan kerja.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 23.21 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 21x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kota Timika siap menjadi pusat perhatian industri pertambangan dan energi nasional pada Oktober 2026, saat 17 tim dari 16 perusahaan bersaing dalam ajang 8th Indonesian Fire & Rescue Competition (IFRC). Acara yang diselenggarakan oleh Pertapindo bekerja sama dengan PT Freeport Indonesia (PTFI) sebagai tuan rumah ini bertujuan memperkuat kapasitas respons darurat di sektor strategis. Lokasi kompetisi dipusatkan di tiga fasilitas utama, termasuk Kuala Kencana, Danau Mile Post 28, serta Mimika Sport Complex, yang telah dipersiapkan secara khusus untuk menunjang kegiatan.
Kepala Teknik Tambang PTFI, Carl Tauran, menegaskan bahwa menjadi tuan rumah IFRC 2026 merupakan bentuk pengakuan terhadap standar keselamatan yang diterapkan perusahaan. Ia menyatakan bahwa keselamatan bukan sekadar kebijakan, melainkan prinsip mendasar yang menjadi landasan setiap operasi. "Kami percaya bahwa kinerja terbaik diraih ketika semua pekerja pulang ke rumah dalam kondisi utuh dan sehat," ujar Carl dalam konferensi pers di Timika. Ia menekankan penerapan nilai SINCERE—Safety, Integrity, Commitment, Excellence, dan Respect—yang menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama.
PTFI telah menerapkan sekitar 2.400 prosedur operasional standar untuk menjamin keselamatan kerja di lapangan. Program pelatihan rutin, kampanye Safety Starts with Me, serta peran aktif tim Emergency Preparedness & Response (EP&R) dalam penanganan bencana seperti kebakaran hutan dan lahan, menjadi bukti komitmen nyata perusahaan. Dengan semangat "Tumbuh Bersama Papua, Berkarya untuk Indonesia", PTFI terus berupaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan memperluas jaringan kolaborasi di bidang keselamatan industri.
Kompetisi tahun ini mencakup delapan kategori keterampilan darurat, seperti penanganan kebakaran, evakuasi korban kecelakaan kendaraan, penyelamatan di ruang sempit dan ketinggian, serta operasi penyelamatan bawah air. Selain lomba, IFRC 2026 juga menyelenggarakan program Safety Goes to School pada 23 Oktober, yang akan menjangkau sekitar 1.000 pelajar dari 10 sekolah di Timika. Program ini dirancang untuk membangun kesadaran dini tentang keselamatan dan mengenalkan profesi penyelamat kepada generasi muda. Panitia menyatakan bahwa kendala utama yang dihadapi adalah kondisi kabut asap yang sempat memengaruhi wilayah, namun langkah antisipatif terus dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan aman.
Ketua Panitia IFRC 2026, Periyadi, menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar perlombaan, melainkan wadah penting untuk evaluasi, pembelajaran, dan pertukaran praktik terbaik di antara tim tanggap darurat nasional. Wiyono Winarno, perwakilan Pertapindo dan Koordinator Juri, menyampaikan apresiasi kepada PTFI atas dukungan infrastruktur dan komitmen dalam memajukan keselamatan kerja. "IFRC menjadi ruang bagi komunitas penyelamat untuk berbagi pengalaman, memperkuat jejaring, dan memperkuat komitmen bersama terhadap keselamatan di seluruh sektor industri," tegasnya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Rantai Pasok Tangguh Kunci Optimalisasi Nilai Mineral Kritis
Investasi terkoordinasi dan rantai pasok yang kuat menjadi kunci utama untuk mengeksploitasi nilai tambah tinggi dari mineral kritis di Indonesia.
24 Oktober 2026

Antam Siap Kelola Tambang Emas Baru di Papua
Pemerintah menutup operasional tambang emas PT Kristalin Eka Lestari di Nabire dan menyerahkan kawasan seluas 275,36 hektare kepada PT Aneka Tambang Tbk untuk pengelolaan berkelanjutan.
24 Oktober 2026

ANTAM Perkuat Fondasi Bisnis untuk Nilai Tambah Jangka Panjang
Perusahaan tambang nasional mencatatkan pertumbuhan signifikan di semester pertama 2026, dengan pendapatan Rp62,71 triliun dan laba naik 34%, seiring fokus pada hilirisasi dan optimalisasi operasional.
24 Oktober 2026

Bahlil Usung PNBP Batu Bara Rp165 T untuk Tutup Defisit BBM
Menteri ESDM membidik penerimaan negara bukan pajak dari batu bara tembus Rp165 triliun pada 2026, lebih tinggi dari target APBN, demi menopang defisit subsidi BBM.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya
Ai Lian Rayakan Ulang Tahun ke-7 dengan Perayaan Khusus di Chongqing
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.34 WITA

16 Wilayah Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Hari Ini
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.34 WITA

Musim Hujan 2026/2027 Tiba Lebih Lambat, BMKG Peringatkan Potensi Bencana
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.33 WITA

NASA Tancap Gas untuk Misi Pendaratan Manusia di Bulan 2028
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.33 WITA

PLN Gelar Diskon Tambah Daya 50% Hingga 4 November
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.33 WITA

Presiden Korea Selatan Buka Pintu Debat Politik Lewat AI
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.33 WITA

IKN Tandatangani Kerja Sama Rp4 Triliun untuk Percepatan Pembangunan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.33 WITA

Filipina Perkuat Perlindungan Pekerja dari Panas Ekstrem
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.33 WITA

