189 Titik Panas Picu Asap Tebal di 14 Wilayah Sultra
Deteksi 189 titik panas memicu penyebaran asap tebal yang mengancam kesehatan warga di 14 kabupaten di Sulawesi Tenggara.
Redaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 21.00 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 79x dibukaKendari, ıNarasikita - Pantauan satelit mencatat 189 titik panas aktif tersebar di berbagai wilayah Sulawesi Tenggara, menandai peningkatan aktivitas kebakaran hutan dan lahan sejak awal Oktober. Sebagian besar titik panas terdeteksi di wilayah perbatasan antar kabupaten, terutama di daerah yang berstatus rawan kebakaran akibat musim kemarau yang berkepanjangan. Kondisi ini mengakibatkan kabut asap tebal yang mulai menyelimuti sejumlah kabupaten, memengaruhi kualitas udara dan aktivitas sehari-hari masyarakat.
Kabupaten Konawe Selatan, Kolaka Timur, dan Wakatobi menjadi yang paling terdampak, dengan konsentrasi asap mencapai level tidak sehat berdasarkan indeks kualitas udara (PM2.5). Dinas Kesehatan setempat telah mengimbau warga untuk membatasi aktivitas di luar ruangan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita gangguan pernapasan. Beberapa sekolah bahkan sempat menunda pembelajaran tatap muka karena kondisi udara yang tidak memungkinkan.
Tim gabungan dari dinas lingkungan hidup, BPBD, dan instansi terkait telah bergerak cepat untuk melakukan pemantauan dan mitigasi. Upaya pemadaman dilakukan melalui pendekatan koordinasi lintas wilayah, termasuk pemanfaatan alat berat dan pendekatan masyarakat adat dalam membatasi penyebaran api. Namun, kendala utama tetap berasal dari keterbatasan akses jalan dan kondisi cuaca kering yang memperparah penyebaran asap.
Pemerintah daerah menegaskan bahwa pencegahan lebih penting daripada penanganan pasca kebakaran. Dalam waktu dekat, rencana sosialisasi pencegahan kebakaran secara massal akan digelar di 14 kabupaten terdampak, dengan melibatkan tokoh masyarakat dan pemuka agama sebagai agen edukasi. Tujuannya, menekan potensi kebakaran di masa depan dan mengurangi risiko kesehatan akibat asap.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Sekda Kolaka Utara Luluskan Disertasi, Raih Gelar Doktor
Sekretaris Daerah Kolaka Utara berhasil menyelesaikan disertasi dan resmi meraih gelar doktor dalam bidang manajemen publik.
24 Oktober 2026
Polres Buton Utara Tetapkan Satu Tersangka Kasus Penyalahgunaan Pertalite
Penyidik Polres Buton Utara menetapkan satu tersangka terkait dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak jenis pertalite melalui modifikasi tangki mobil pikap.
24 Oktober 2026

Kapolres Pantau Pengamanan Pilkades Tinanggea Secara Langsung
Kapolres Konawe Selatan turun langsung memantau kesiapan pengamanan Pilkades di Tinanggea, memastikan pelaksanaan berjalan aman, kondusif, dan profesional.
24 Oktober 2026

Webinar Nasional Fokus Dukung Kesehatan Mental di Tengah Tantangan Hidup
Webinar nasional dengan tema "Strategi Mengelola Diri Ketika Hidup Tidak Baik-Baik Saja" dihadiri narasumber utama dari Universitas Negeri Malang, menghadirkan metode praktis untuk menjaga kesehatan mental secara mandiri.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

