4 Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Latih di Filipina
Dua pesawat latih SF-260 Angkatan Udara Filipina bertabrakan saat latihan, menewaskan empat pilot di Pangkalan Udara Fernando, Batangas.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Kecelakaan mengerikan terjadi pada Jumat sore waktu setempat di Pangkalan Udara Fernando, Kota Lipa, Provinsi Batangas, Filipina, ketika dua pesawat latih militer SF-260 bertabrakan di udara. Kedua pesawat yang sedang menjalani latihan penerbangan pada ketinggian rendah jatuh ke dalam area pangkalan dan menyebabkan tewasnya seluruh awak, yaitu empat pilot. Insiden ini terjadi dalam aktivitas rutin latihan terbang dan tidak melibatkan warga sipil di darat.
Menurut laporan yang dikutip dari sumber independen, kecelakaan terjadi saat kedua pesawat berada dalam lintasan penerbangan yang saling berpotongan. Salah satu pesawat diperkirakan jatuh di dekat barak tempat personel militer tinggal. Tidak ada korban luka di darat, namun kerusakan fisik pada fasilitas pangkalan cukup signifikan. Kejadian ini langsung memicu penanggulangan darurat dan penutupan sementara operasional seluruh armada SF-260 milik Angkatan Udara Filipina.
Penyelidikan resmi telah diluncurkan untuk mengungkap penyebab tabrakan, meskipun hingga saat ini belum ada rilis rinci mengenai faktor teknis, kondisi cuaca, atau kesalahan manusia yang mungkin terlibat. Angkatan Udara Filipina menyatakan bahwa insiden ini dikategorikan sebagai kecelakaan, tetapi tidak mengungkapkan jumlah pesawat SF-260 yang masih beroperasi secara keseluruhan.
Langkah penangguhan operasional dilakukan sebagai upaya pencegahan serupa di masa depan, menunjukkan komitmen terhadap keselamatan penerbangan militer. Kejadian ini menambah catatan tragis dalam sejarah operasional pesawat latih SF-260, yang telah digunakan oleh berbagai negara di Asia Tenggara.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Houthi Negasi Serangan ke Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Bohong
Kelompok Houthi menyangkal tudingan Arab Saudi bahwa rudal mereka menargetkan Makkah dan Madinah, menyebut pernyataan tersebut sebagai kebohongan besar.
25 Oktober 2026

Supervisor 34 Tahun Cari Kerja Sesuai Pengalaman
Seorang supervisor berusia 34 tahun berjuang menemukan pekerjaan yang sesuai keterampilan setelah kontrak kerja berakhir, dengan pilihan terbatas dan harapan tetap optimistis meski harus memulai dari bawah.
24 Oktober 2026

Nenek 96 Tahun Raih 15 Juta Pengikut, Bantu Biaya Panti Jompo
Nenek asal Connecticut berhasil menutupi biaya tinggal di panti jompo sebesar Rp190 juta per bulan melalui pendapatan dari media sosial.
24 Oktober 2026

<Korea Utara dan Ancaman Invasi: Realitas atau Simulasi Game?>
<Game Call of Duty menggambarkan invasi Korea Utara ke Korea Selatan, yang secara historis pernah terjadi dan kini kembali menjadi perhatian akibat perubahan sikap Pyongyang.>
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Transformasi Energi Indonesia Menapaki Jalur Kemandirian
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.30 WITA

Penghapusan Insentif Flat Hemat Rp3 Triliun untuk MBG
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.29 WITA

Lula dan Flavio Bolsonaro Saling Serang di Debat Akhir Pemilu
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.09 WITA

Koneksi Starlink Stabil di Kecepatan 400 km/Jam, Ungkap Menteri Pertahanan Ukraina
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.08 WITA

Penyintas Serangan Gereja Yordania Ungkap Detik-detik Pelaku Arahkan Pistol
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.07 WITA

RI Kurangi Ekspor Gas ke Singapura, Dampaknya Di Bawah 2 Persen
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.07 WITA

Richard Lee: Jangan Lawan Iblis dengan Logika
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

Kanye West Tutup Konser GBK dengan Runaway Emosional
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

