Jumat, 25 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

5 Risiko Kesehatan dari Penggunaan Lipstik Secara Rutin

Penggunaan lipstik setiap hari berpotensi membahayakan kesehatan akibat paparan bahan kimia berbahaya seperti timbal, phthalates, dan kadmium.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 17.55 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 10x dibuka
5 Risiko Kesehatan dari Penggunaan Lipstik Secara Rutin📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Penggunaan lipstik secara harian yang tampak biasa justru menyimpan risiko tersembunyi bagi kesehatan tubuh. Karena produk ini langsung bersentuhan dengan area yang sering terpapar makanan dan minuman, sejumlah bahan kimia dalam lipstik dapat tertelan tanpa disadari. Hal ini memperbesar potensi penumpukan zat berbahaya dalam sistem organ, terutama jika digunakan secara konsisten dalam jangka panjang.

Beberapa bahan yang sering ditemukan dalam produk kosmetik ini menjadi perhatian khusus. Phthalates, timbal, polyethylene glycols (PEG), dan paraben merupakan komponen yang telah dikaitkan dengan iritasi kulit, reaksi alergi, hingga gangguan sistem endokrin. Bahan-bahan tersebut dapat menyebabkan gejala seperti gatal, kemerahan, atau ruam pada bibir, terutama pada individu dengan kulit sensitif.

Kecurigaan juga muncul terhadap bahan berbasis petrokimia yang dapat mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh. Paparan berkelanjutan terhadap zat-zat ini dapat mengganggu fungsi sistem endokrin, yang berperan penting dalam regulasi metabolisme, reproduksi, dan keseimbangan hormon. Dalam kasus ekstrem, eksposur tinggi terhadap kadmium—bahan yang ditemukan dalam beberapa lipstik—dapat meningkatkan risiko kerusakan ginjal.

Tidak hanya berdampak pada sistem hormonal dan organ internal, penggunaan lipstik secara berulang juga dapat menyebabkan gejala sistemik seperti batuk, iritasi mata, hingga sesak napas, terutama pada individu dengan sensitivitas tinggi terhadap bahan kimia. Meskipun belum semua produk mengandung zat berbahaya dalam jumlah berbahaya, kehati-hatian tetap diperlukan dalam memilih produk yang aman.

Penting bagi pengguna untuk memeriksa daftar bahan pada kemasan lipstik dan memilih produk yang bebas dari bahan berisiko. Dengan kesadaran akan komposisi kosmetik, masyarakat dapat mengurangi paparan zat berbahaya tanpa mengorbankan tampilan estetika. Pemilihan produk yang transparan dan teruji keamanannya menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan jangka panjang.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya