5 Risiko Kesehatan dari Penggunaan Lipstik Secara Rutin
Penggunaan lipstik setiap hari berpotensi membahayakan kesehatan akibat paparan bahan kimia berbahaya seperti timbal, phthalates, dan kadmium.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 17.55 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 10x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Penggunaan lipstik secara harian yang tampak biasa justru menyimpan risiko tersembunyi bagi kesehatan tubuh. Karena produk ini langsung bersentuhan dengan area yang sering terpapar makanan dan minuman, sejumlah bahan kimia dalam lipstik dapat tertelan tanpa disadari. Hal ini memperbesar potensi penumpukan zat berbahaya dalam sistem organ, terutama jika digunakan secara konsisten dalam jangka panjang.
Beberapa bahan yang sering ditemukan dalam produk kosmetik ini menjadi perhatian khusus. Phthalates, timbal, polyethylene glycols (PEG), dan paraben merupakan komponen yang telah dikaitkan dengan iritasi kulit, reaksi alergi, hingga gangguan sistem endokrin. Bahan-bahan tersebut dapat menyebabkan gejala seperti gatal, kemerahan, atau ruam pada bibir, terutama pada individu dengan kulit sensitif.
Kecurigaan juga muncul terhadap bahan berbasis petrokimia yang dapat mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh. Paparan berkelanjutan terhadap zat-zat ini dapat mengganggu fungsi sistem endokrin, yang berperan penting dalam regulasi metabolisme, reproduksi, dan keseimbangan hormon. Dalam kasus ekstrem, eksposur tinggi terhadap kadmium—bahan yang ditemukan dalam beberapa lipstik—dapat meningkatkan risiko kerusakan ginjal.
Tidak hanya berdampak pada sistem hormonal dan organ internal, penggunaan lipstik secara berulang juga dapat menyebabkan gejala sistemik seperti batuk, iritasi mata, hingga sesak napas, terutama pada individu dengan sensitivitas tinggi terhadap bahan kimia. Meskipun belum semua produk mengandung zat berbahaya dalam jumlah berbahaya, kehati-hatian tetap diperlukan dalam memilih produk yang aman.
Penting bagi pengguna untuk memeriksa daftar bahan pada kemasan lipstik dan memilih produk yang bebas dari bahan berisiko. Dengan kesadaran akan komposisi kosmetik, masyarakat dapat mengurangi paparan zat berbahaya tanpa mengorbankan tampilan estetika. Pemilihan produk yang transparan dan teruji keamanannya menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan jangka panjang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Penularan HIV: Fakta Ilmiah di Balik Mitos yang Berkembang
HIV menyebar melalui cairan tubuh tertentu yang masuk ke aliran darah atau selaput lendir, bukan melalui kontak fisik biasa seperti berjabat tangan atau berpelukan.
24 September 2026

Resep Salad Kentang Jepang yang Nikmat dan Bergizi
Salad kentang ala Jepang hadir dengan tekstur creamy, rasa umami khas, dan bahan sederhana yang cocok untuk santapan sehat dalam porsi terkontrol.
24 September 2026

BUVA Perkuat Posisi di Sektor Hiburan Bali
Emiten perhotelan BUVA perluas bisnis ke sektor hiburan dan gaya hidup lewat investasi di KJA, dengan proyek Zumana di Kuta sebagai langkah strategis.
24 September 2026

Ube: Sumber Karbohidrat Sehat dengan Manfaat Kesehatan Menjanjikan
Ube atau ubi ungu menawarkan manfaat kesehatan melalui kandungan antioksidan, serat, dan indeks glikemik rendah yang mendukung keseimbangan gula darah dan pencernaan.
24 September 2026
Berita Lainnya

Presiden Bentuk Badan Nasional untuk Pencegahan Karhutla dari Akar Rumput
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Presiden Dorong Riset Optimalisasi Lahan Gambut
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Mabes Polri Ambil Alih Penyelidikan Tenggelamnya Kapal Virgo
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Pemprov NTB dan DPR RI Perkuat Perlindungan PMI dari Hulu ke Hilir
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Penyusunan UU Reforma Agraria Dilakukan dengan Pertimbangan Mendalam
Kamis, 24 September 2026, 23.28 WITA

Mobil Penumpang Kapal Pesiar Dipenuhi Anak Laba-Laba di Galveston
Kamis, 24 September 2026, 23.15 WITA

Vaksindo Ekspor Vaksin Unggas ke Afrika, Capai Rp1,9 Miliar
Kamis, 24 September 2026, 23.15 WITA

Gen Z AS Dorong Masuknya Mobil Listrik China
Kamis, 24 September 2026, 23.13 WITA

