7 Nilai Era 90-an untuk Kebutuhan Gen Alpha
Orang tua milenial bisa mengajarkan Gen Alpha nilai-nilai kunci dari masa 1990-an, seperti sabar, kreatif, dan menjaga lingkungan, melalui pengalaman hidup yang nyata.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 12.02 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 30x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Generasi milenial yang tumbuh di tahun 1990-an kini menjadi orang tua bagi anak-anak kelahiran 2010 hingga 2025, atau yang dikenal sebagai Gen Alpha. Mereka menyadari bahwa masa kecil mereka, yang minim teknologi digital, justru memberi fondasi penting bagi perkembangan karakter. Di tengah dominasi gadget dan internet saat ini, nilai-nilai dari era tersebut menjadi acuan penting untuk membentuk generasi yang lebih seimbang dan peka terhadap lingkungan serta hubungan sosial.
Salah satu pelajaran utama adalah menghargai kebosanan. Di masa lalu, tanpa akses cepat ke konten digital, anak-anak justru menemukan kreativitas dalam waktu kosong—bermain di halaman, menggambar, atau menciptakan permainan baru dengan saudara. Kini, orang tua milenial diminta membantu anak-anak Gen Alpha menghadapi kebosanan tanpa langsung mengisi waktu dengan layar gadget, sehingga kemampuan berpikir kreatif tetap berkembang.
Ketekunan dan kesabaran juga menjadi nilai yang diwariskan dari masa itu. Di era 1990-an, menonton acara favorit hanya bisa dilakukan pada waktu dan hari tertentu, karena hanya ada satu saluran televisi. Hal ini melatih anak-anak untuk menunggu dengan sabar. Kini, orang tua bisa menciptakan jadwal menonton bersama anak-anak, bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga sebagai cara mengajarkan nilai kesabaran dalam menghadapi keterbatasan.
Selain itu, kesadaran akan lingkungan sudah ditanamkan sejak dini melalui prinsip 3R—mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang. Dengan tekanan perubahan iklim yang kini lebih besar, penting bagi Gen Alpha untuk memahami bahwa merawat bumi bukan sekadar tren, tapi kewajiban yang harus dijalankan secara konsisten. Tidak semua momen perlu diunggah ke media sosial; kebersamaan yang sejati justru terjadi saat tidak direkam atau dibagikan.
Permainan seperti Tamagotchi, yang membutuhkan perawatan rutin, menjadi simbol awal dari kepekaan terhadap tanggung jawab. Nilai ini dapat diterapkan dengan mengajarkan anak-anak merawat tanaman, hewan peliharaan, atau bahkan proyek kreatif jangka panjang. Sementara itu, bermain di luar ruangan—tanpa kaki terlindung oleh alas—menjadi cara penting untuk menghubungkan anak dengan alam.
Terakhir, generasi milenial pernah menghadapi ketakutan akan Y2K, yang mengajarkan pentingnya persiapan menghadapi ketidakpastian. Nilai ini tetap relevan: anak-anak perlu dilatih secara mental dan fisik untuk menghadapi tantangan hidup yang tak terduga. Dengan memadukan pengalaman masa lalu dan kebutuhan masa kini, orang tua bisa menjadi penghubung antara dua era yang berbeda, namun saling melengkapi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pendidikan AI untuk Kedaulatan Ekonomi di Era Digital
Integrasi pembelajaran kecerdasan buatan di perguruan tinggi menjadi kunci membangun sumber daya manusia unggul dan produktif dalam ekonomi global.
24 Oktober 2026

DTIIF 2026 Dorong Investasi Global di Sektor Teknologi Indonesia
Forum investasi teknologi global DTIIF 2026 akan digelar di Jakarta, menawarkan peluang kolaborasi di enam sektor strategis dengan fokus pada ekosistem berbasis sumber daya dan inovasi.
24 Oktober 2026

Teknologi Baru Percepat Pemulihan Terumbu Karang yang Memutih
Penelitian terbaru menemukan metode alami mempercepat pemulihan terumbu karang yang memutih melalui kontak fisik dengan individu sehat dari klon yang sama.
24 Oktober 2026

Microsoft Perkenalkan Layanan Berlangganan Waktu Bermain Xbox Cloud
Microsoft meluncurkan Xbox Cloud Playtime, layanan streaming game berbasis pembelian durasi waktu tanpa wajib langganan Game Pass, mulai November 2026.
23 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

