7 Tewas dalam Serangan di Gereja Karak, Yordania Tanggapi dengan Berkabung Nasional
Serangan terhadap upacara pemakaman di Gereja Santo George, Karak, menewaskan tujuh orang dan melukai 27 lainnya, memicu kecaman luas dari 11 negara Arab dan penetapan tiga hari berkabung nasional oleh pemerintah Yordania.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 12.02 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 5x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Serangan bersenjata yang menargetkan para pelayat dalam upacara pemakaman di Gereja Ortodoks Yunani Santo George, desa Hamoud, wilayah Karak, menyebabkan tujuh korban tewas dan 27 lainnya mengalami luka-luka serius. Aksi tersebut terjadi pada Jumat (23/10/2026), dan segera memicu respons cepat dari pemerintah Yordania yang menetapkan masa berkabung nasional selama tiga hari. Pengibaran bendera setengah tiang dilakukan di seluruh kementerian dan instansi publik sebagai bentuk penghormatan atas tragedi yang terjadi.
Perdana Menteri Jafar Hassan menyatakan bahwa keputusan berkabung mencerminkan kesedihan menyeluruh dari rakyat Yordania, sekaligus menunjukkan solidaritas yang kuat terhadap korban. Pemerintah menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung secara intensif, dengan fokus pada kemungkinan kaitan pelaku dengan ideologi ekstremis takfiri. Namun, hingga saat ini identitas dan afiliasi para penyerang belum dapat dipastikan, dan hasil akhir penyelidikan akan diumumkan setelah proses selesai.
Menurut sumber keamanan, penyerang diduga datang dari sebuah kendaraan dan menembaki para hadirin secara membabi buta. Media publik Al-Mamlaka TV melaporkan adanya dua pelaku yang keluar dari kendaraan sebelum melakukan penembakan. Aparat keamanan kini terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku dan pihak-pihak yang diduga terlibat. Raja Abdullah II langsung mengunjungi korban luka di Rumah Sakit Pemerintah Karak, menegaskan bahwa pelaku akan dihukum seberat-beratnya.
Respons internasional pun mengalir dari 11 negara Arab, termasuk Lebanon, Suriah, Irak, Palestina, Mesir, Uni Emirat Arab, Oman, Kuwait, Qatar, Arab Saudi, dan Bahrain. Liga Arab serta Dewan Menteri Dalam Negeri Arab menyatakan dukungan penuh kepada Yordania dan menolak tindakan yang bertujuan memecah belah masyarakat. Sekretaris Jenderal Liga Arab Nabil Fahmy menegaskan bahwa serangan terhadap tempat ibadah merupakan kejahatan yang tidak dapat dibenarkan oleh standar apapun.
Pemerintah Yordania juga menekankan pentingnya menjaga persatuan nasional, menegaskan bahwa umat Kristen merupakan bagian tak terpisahkan dari identitas dan sejarah bangsa. Menteri Komunikasi Mohammad Momani menegaskan bahwa serangan ini tidak boleh digunakan untuk memicu perpecahan antaragama. Pemerintah menyerukan ketenangan dan kebersamaan, sambil memastikan bahwa keamanan dan stabilitas negara tetap terjaga dalam menghadapi ancaman terorisme.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Ngatiyem Bangkitkan Jamu H’Dayah dari Pengalaman Sakit Suami
Pelaku UMKM asal Ciawi, Bogor, mengembangkan jamu instan H’Dayah berbasis herbal setelah suaminya sembuh dari gangguan paru-paru dan hati setelah mengonsumsi racikan kunyit putih dan jahe merah.
24 Oktober 2026

Peradi SAI dan TP PKK Gelar Sosialisasi Hukum di Bali
Sosialisasi Keluarga Sadar Hukum digelar di Denpasar untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap pencegahan kekerasan fisik dan verbal melalui edukasi hukum.
24 Oktober 2026

Pemanggilan Ulang Dandhy Laksono Dijadwalkan 27 Oktober
Polda Metro Jaya mengatur ulang pemanggilan sutradara film Pesta Babi, Dandhy Dwi Laksono, untuk klarifikasi terkait laporan narasumber yang menilai karya tersebut melanggar privasi.
24 Oktober 2026

Jelang Bulan Pemburu, Cuaca Jakarta Diprakirakan Berawan dengan Hujan Malam
BMKG memperkirakan Jakarta berawan hingga berawan tebal pada 24 Oktober 2026, dengan potensi hujan di Selatan dan Timur malam hari, menjelang fenomena Hunter's Moon.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

BEI Pantau Transaksi Saham PNSE dan DKHH Akibat Volatilitas Ekstrem
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Agoes Projosasmito Akuisisi Saham BRMS Senilai Rp2,4 M
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Inflasi Jepang Naik, BOJ Pertimbangkan Kenaikan Suku Bunga Lagi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Saham Murah Bukan Jaminan Menguntungkan, Ini Peringatan Ahli
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Menko Airlangga: Bukan Hanya MSCI yang Menentukan Kredibilitas Pasar Modal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

BRI Perluas Akses Magang Nasional untuk Generasi Muda
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.37 WITA

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.37 WITA

