80 Pejuang Houthi Tewas dalam Pertempuran Sengit di Marib
Serangan besar milisi Houthi di Marib gagal setelah pasukan pemerintah Yaman memukul mundur lawan dengan dukungan udara, menewaskan 80 anggota milisi dan menghancurkan sembilan kendaraan tempur.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 22 September 2026, 09.05 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pertempuran sengit terjadi di wilayah selatan kota Marib, Yaman, yang berlangsung selama 24 jam terakhir, mengakibatkan tewasnya setidaknya 80 anggota milisi Houthi. Konflik ini muncul setelah kelompok yang didukung Iran berupaya memperluas kendali atas wilayah strategis yang kaya akan sumber daya energi. Menurut pernyataan resmi dari militer Yaman, pasukan pemerintah berhasil menahan serangan berat dengan memanfaatkan keunggulan udara, termasuk serangan pesawat tempur dan drone.
Dalam pernyataannya, Brigadir Jenderal Yahya Al-Hatemi menyebut bahwa serangan udara telah menghancurkan sembilan kendaraan tempur Houthi serta meruntuhkan posisi pertahanan di kawasan Hareb, Mala'a, dan Um Raish. Ia menegaskan bahwa sebagian besar pejuang Houthi yang terlibat dalam pertempuran terpaksa melarikan diri, sementara korban tewas diperkirakan jauh lebih tinggi dari yang diumumkan secara publik oleh kelompok tersebut.
Sementara itu, pihak Houthi menggelar upacara pemakaman untuk setidaknya 50 pejuang yang gugur, termasuk beberapa perwira tinggi, di berbagai wilayah yang mereka kuasai seperti Sanaa, Amran, dan Hodeidah. Namun, Al-Hatemi menilai angka yang diumumkan hanya sekitar sepuluh persen dari jumlah kematian aktual. Ia menyatakan bahwa Houthi diduga menyembunyikan data korban untuk menjaga moral pasukan, dengan memandang pejuang sebagai alat perjuangan tanpa nilai manusiawi.
Di wilayah lain, pasukan pemerintah Yaman berhasil merebut kendali atas Gunung Nouman di provinsi Taiz setelah bentrokan sengit dengan milisi Houthi. Upaya ini menjadi bagian dari strategi penguatan posisi pertahanan di kawasan pantai barat Laut Merah. Pasukan Perisai Bangsa melaporkan telah menembak jatuh satu drone milik Houthi dekat Gunung Kahboub, yang menjadi kunci mengingat lokasinya dekat Selat Bab Al-Mandab dan berpotensi mengancam rute strategis menuju kota Aden.
Pernyataan dari Kolonel Majed Al-Nuzaili menegaskan efektivitas operasi udara yang dilancarkan di wilayah Al-Bayda, provinsi tengah Yaman, sebagai bagian dari respons terhadap eskalasi militer Houthi. Dengan posisi strategis Marib dan Taiz tetap di bawah kendali pemerintah, perlawanan terhadap penguasaan wilayah oleh milisi Houthi tetap menjadi prioritas utama dalam perang yang berlangsung selama lebih dari satu dekade.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

JW Marriott Jakarta Hadirkan Mooncake Premium untuk Perayaan Mid-Autumn 2026
JW Marriott Jakarta memperkenalkan tujuh koleksi mooncake eksklusif dengan varian rasa tradisional hingga kontemporer, dilengkapi kemasan hadiah berkelas untuk keluarga dan korporat.
22 September 2026

Kolaborasi ADS-B RI-Singapura Perkuat Keamanan Penerbangan
Kerja sama teknis antara AirNav Indonesia dan CAAS Singapura mulai berlaku 16 September 2026 untuk tingkatkan akurasi pemantauan lalu lintas udara di wilayah FIR Jakarta dan Singapura.
22 September 2026

Indonesia Masuk Lima Besar Asia untuk Kunjungan Wisatawan 2025
Indonesia menempati posisi kelima sebagai negara di Asia dengan jumlah kunjungan wisatawan asing tertinggi pada 2025, mencatat 15,39 juta kunjungan berdasarkan data BPS.
21 September 2026

Anak Sulung Taipan Vietnam Pimpin VinFast Secara Penuh
Pham Nhat Quan Anh resmi menjabat CEO VinFast, menggantikan peran sebelumnya sebagai chairman, dalam langkah transformasi bisnis yang menekankan fokus pada inovasi dan efisiensi.
21 September 2026
Berita Lainnya

Padel Jadi Pilihan Olahraga Modern di Kota
Selasa, 22 September 2026, 09.30 WITA

Etomidate dalam Vape: Bahaya Anestesi Ilegal yang Mengancam Jiwa
Selasa, 22 September 2026, 09.29 WITA

Vape Berisi Etomidate Mengancam Jiwa, BPOM Siap Bantu Penyelidikan
Selasa, 22 September 2026, 09.29 WITA

Kucing Menjilat Sesama, Bisa Jadi Bentuk Kekerasan Tersembunyi
Selasa, 22 September 2026, 09.17 WITA

EV Naik, Industri Suku Cadang Tetap Menguntungkan
Selasa, 22 September 2026, 09.15 WITA

Aman Naik Taksi Online Malam Hari, Ini Langkah Praktisnya
Selasa, 22 September 2026, 09.07 WITA

Insentif Motor Listrik Tertunda, Industri Minta Kepastian Jangka Panjang
Selasa, 22 September 2026, 09.04 WITA

Venezuela Ajukan Restrukturisasi Utang Rp3,56 Pilar ke AS
Selasa, 22 September 2026, 09.04 WITA

