Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

AHY dan Luthfi Perkuat Perlindungan Pantura Lewat Teknologi Mangrove Hybrid

Penanaman mangrove bersama teknologi HexBricks di Demak menjadi langkah strategis pencegahan abrasi dan penurunan muka tanah di Pantura Jawa Tengah.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 15.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 24x dibuka
AHY dan Luthfi Perkuat Perlindungan Pantura Lewat Teknologi Mangrove Hybrid📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kegiatan penanaman mangrove di Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, menjadi simbol komitmen terhadap perlindungan pesisir Pantai Utara Jawa. Dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, upaya ini menekankan pendekatan berbasis alam sebagai solusi utama dalam menghadapi ancaman abrasi, banjir rob, dan penurunan muka tanah. Penanaman ini bukan sekadar aksi simbolis, melainkan bagian dari penerapan solusi hybrid yang menggabungkan ekosistem alam dan inovasi teknologi.

Penerapan teknologi HexBricks, hasil inovasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), menjadi kunci efektivitas program. Struktur modular ini digunakan bersama guludan dan konstruksi bambu sebagai pendukung pertumbuhan mangrove di area yang rentan terhadap erosi. Kawasan percontohan di Timbulsloko mencakup lahan bakau seluas 6,56 hektare, dengan tahap awal penanaman seluas 1.200 meter persegi. Evaluasi terhadap keberhasilan akan dilakukan melalui pemantauan pertumbuhan vegetasi, akumulasi sedimen, kinerja struktur, serta dampak sosial ekonomi terhadap masyarakat lokal.

Gubernur Jawa Tengah menegaskan bahwa wilayah Pantura memiliki panjang garis pantai mencapai 651 kilometer, menyebar di 17 kabupaten/kota, dan menghadapi krisis lingkungan yang kompleks. Ia menyebut program Mageri Segoro yang telah menanam lebih dari 2,34 juta batang mangrove hingga 2025 sebagai fondasi penting. Dengan tambahan teknologi HexBricks, diharapkan efektivitas pemulihan ekosistem dapat ditingkatkan secara signifikan.

AHY menekankan bahwa mangrove bukan hanya pelindung alam, tetapi juga sumber daya ekonomi. Modul HexBricks diproduksi secara lokal, membuka peluang kerja dan pendapatan bagi warga pesisir. Pendekatan hybrid yang diusung, menggabungkan infrastruktur fisik seperti tanggul dengan solusi berbasis alam, menjadi strategi utama dalam menghadapi kenaikan permukaan air laut dan penurunan tanah. Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa, Didit Herdiawan Ashaf, menegaskan bahwa kawasan percontohan di Timbulsloko dirancang untuk memahami karakteristik lokal, sehingga pendekatan tidak bisa diterapkan seragam di semua wilayah.

Penting untuk dicatat bahwa keberlanjutan program tetap mengutamakan keberlangsungan mata pencaharian masyarakat, terutama nelayan dan petambak. Akses ke laut dan tambak tidak akan dibatasi secara total, melainkan dikelola secara berkelanjutan agar perlindungan lingkungan tidak mengorbankan kesejahteraan sosial.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya