AI dan Ekonomi Digital Jadi Mesin Pertumbuhan Nasional
Pemerintah menegaskan kecerdasan buatan dan ekonomi digital sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi, dengan target tumbuh hingga 8 persen pada 2029.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 17.55 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 58x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pemerintah mengidentifikasi kecerdasan buatan (AI) dan ekonomi digital sebagai pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. Dalam forum digital bertajuk AI Impact Summit 2026, Menko Perekonomian menyampaikan bahwa kedua domain tersebut bukan sekadar tren teknologi, melainkan fondasi baru bagi transformasi struktural ekonomi. Di tengah tantangan global, pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat, mencapai 5,45 persen pada semester pertama 2026, sejalan dengan target nasional untuk menembus 5,8 hingga 6,5 persen pada 2027 dan melonjak hingga 8 persen pada 2029.
Proyeksi ekonomi digital Indonesia saat ini berada di kisaran 100 hingga 140 miliar dolar AS, sementara skala ekonomi AI diperkirakan melonjak menjadi 360 hingga 400 miliar dolar AS pada 2030. Angka ini menggambarkan potensi besar yang harus dimanfaatkan secara optimal. Pemerintah menekankan bahwa keberhasilan transformasi tidak bergantung pada pendekatan top-down semata, melainkan pada eksekusi strategi yang memberi dampak nyata di sektor riil, termasuk peningkatan produktivitas, daya saing industri, dan penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Untuk mewujudkan hal tersebut, empat pilar utama telah ditetapkan. Pertama, penguatan infrastruktur digital dan ketahanan energi nasional, termasuk peningkatan kapasitas pusat data dari 0,25 hingga 0,58 GW, dengan rencana penambahan hampir 60–70 GWh melalui Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 dan program energi surya puncak 100 GWh. Kedua, penyiapan 9 juta talenta digital hingga 2030 melalui pendidikan, beasiswa, dan insentif pajak hingga 200 persen.
Ketiga, percepatan adopsi AI dengan memanfaatkan 229 juta pengguna internet dan 22 juta UMKM digital di seluruh wilayah. Penerapan AI diarahkan pada peningkatan efisiensi rantai pasok manufaktur, layanan publik seperti OSS, logistik, perpajakan, kesehatan, serta pengembangan kawasan industri. Keempat, tata kelola dan kolaborasi global, termasuk posisi Indonesia sebagai pendiri World Artificial Intelligence Cooperation Organization yang berpotensi menarik investasi baru senilai 8 hingga 12 miliar dolar AS.
Melalui inisiatif seperti AI.ID, Korika Claw, dan Korika Token, pemerintah juga memperkuat kedaulatan teknologi dengan tetap terbuka terhadap inovasi dan kemitraan internasional. Menko Perekonomian menegaskan bahwa kedaulatan bukan berarti isolasi, melainkan penguatan talenta, data, infrastruktur, dan teknologi lokal, sekaligus membuka ruang bagi kolaborasi global. Dengan langkah strategis ini, pemerintah menargetkan terwujudnya Indonesia Emas 2045 berbasis AI yang berdaya saing tinggi, menciptakan lapangan kerja berkualitas, dan melayani masyarakat secara lebih efisien.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pendidikan AI untuk Kedaulatan Ekonomi di Era Digital
Integrasi pembelajaran kecerdasan buatan di perguruan tinggi menjadi kunci membangun sumber daya manusia unggul dan produktif dalam ekonomi global.
24 Oktober 2026

DTIIF 2026 Dorong Investasi Global di Sektor Teknologi Indonesia
Forum investasi teknologi global DTIIF 2026 akan digelar di Jakarta, menawarkan peluang kolaborasi di enam sektor strategis dengan fokus pada ekosistem berbasis sumber daya dan inovasi.
24 Oktober 2026

Teknologi Baru Percepat Pemulihan Terumbu Karang yang Memutih
Penelitian terbaru menemukan metode alami mempercepat pemulihan terumbu karang yang memutih melalui kontak fisik dengan individu sehat dari klon yang sama.
24 Oktober 2026

Microsoft Perkenalkan Layanan Berlangganan Waktu Bermain Xbox Cloud
Microsoft meluncurkan Xbox Cloud Playtime, layanan streaming game berbasis pembelian durasi waktu tanpa wajib langganan Game Pass, mulai November 2026.
23 Oktober 2026
Berita Lainnya

Filipina Perkuat Perlindungan Pekerja dari Panas Ekstrem
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.33 WITA

Danantara Siap Bangun BUMN Tekstil dengan Modal Rp100 T
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.32 WITA

Perlu Kajian Mendalam Usulan Perubahan Definisi Korupsi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.32 WITA

Militer AS Larang Taruhan Berbasis Informasi Rahasia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.32 WITA

Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 85,8% Progres Fisik
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.32 WITA

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.32 WITA

Program Satu Orang Satu Rekening Siap Diluncurkan 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.32 WITA

Laba ADHI Melonjak 247% di Kuartal III, Didorong Efisiensi Biaya
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.31 WITA

