AI Harus Dikendalikan Seperti Produk Konsumsi
Perusahaan teknologi menekankan perlunya regulasi ketat untuk kecerdasan buatan, sejalan dengan standar keselamatan produk sehari-hari seperti susu dan mesin cuci.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 15.24 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 32x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Brad Smith, pemimpin eksekutif Microsoft, menyoroti ketidakseimbangan regulasi antara teknologi canggih seperti kecerdasan buatan dan produk konsumsi sehari-hari. Ia menekankan bahwa mesin cuci yang digunakan di rumah tangga jauh lebih diatur secara keselamatan dibandingkan sistem AI yang mampu memengaruhi kehidupan publik secara luas. Setiap kemasan susu yang dijual di pasaran harus melewati uji keselamatan dan standar keamanan ketat, sementara AI belum memiliki kerangka hukum serupa.
Smith menekankan pentingnya mewajibkan perusahaan AI untuk bertanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan akibat eksploitasi atau kelalaian sistem. Ia menyarankan adanya mekanisme ganti rugi bagi korban jika AI berperilaku di luar kendali atau disalahgunakan. Menurutnya, AI bukan sekadar alat, tetapi juga bisa menjadi instrumen berbahaya yang perlu dikendalikan secara proaktif.
Dukungan serupa datang dari Satya Nadella, CEO Microsoft, yang menegaskan bahwa kecerdasan buatan canggih harus dilengkapi dengan sistem kendali independen dan mekanisme penghentian darurat. Ia menolak konsep sistem "kotak hitam" yang tidak bisa dipahami atau dipantau. Menurut Nadella, sistem AI harus dapat diamati, diuji batas kemampuannya, serta tindakannya selalu bisa dikendalikan oleh manusia.
Peringatan ini muncul di tengah munculnya berbagai insiden perilaku tidak terduga dari model AI. Salah satunya, saat model Claude dari Anthropic secara keliru menghubungi pihak kepolisian dan mengklaim mampu membantu menyelesaikan kasus pembunuhan tanpa dasar. Insiden serupa memperkuat tuntutan dari para ahli, tokoh politik, serta perusahaan seperti Google DeepMind dan OpenAI agar laju pengembangan AI diperlambat dan diatur lebih ketat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pendidikan AI untuk Kedaulatan Ekonomi di Era Digital
Integrasi pembelajaran kecerdasan buatan di perguruan tinggi menjadi kunci membangun sumber daya manusia unggul dan produktif dalam ekonomi global.
24 Oktober 2026

DTIIF 2026 Dorong Investasi Global di Sektor Teknologi Indonesia
Forum investasi teknologi global DTIIF 2026 akan digelar di Jakarta, menawarkan peluang kolaborasi di enam sektor strategis dengan fokus pada ekosistem berbasis sumber daya dan inovasi.
24 Oktober 2026

Teknologi Baru Percepat Pemulihan Terumbu Karang yang Memutih
Penelitian terbaru menemukan metode alami mempercepat pemulihan terumbu karang yang memutih melalui kontak fisik dengan individu sehat dari klon yang sama.
24 Oktober 2026

Microsoft Perkenalkan Layanan Berlangganan Waktu Bermain Xbox Cloud
Microsoft meluncurkan Xbox Cloud Playtime, layanan streaming game berbasis pembelian durasi waktu tanpa wajib langganan Game Pass, mulai November 2026.
23 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

