Aksi Pemuda LIRA Dorong Penyelesaian Konflik Lahan di Blok D2
Puluhan pemuda LIRA Konawe Selatan unjuk rasa menuntut penyelesaian konflik lahan dan pembayaran royalti di Blok D2, didampingi Wakapolres hingga ke DPRD yang berjanji sidak lapangan.
Redaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 15.21 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 89x dibuka
📷 MediaKendariKendari, ıNarasikita - Puluhan pemuda dari DPD Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Konawe Selatan menggelar aksi demonstrasi di wilayah perbatasan Desa Watumohoti, Kecamatan Palangga, pada Senin, 19 Oktober 2026. Aksi yang dimulai dari perempatan Kantor Dukcapil ini berlangsung dengan long march menuju Gedung DPRD Kabupaten Konawe Selatan, dengan tuntutan utama terkait sengketa lahan dan pembayaran royalti dari wilayah IUP PT Jagad Rayatama di Blok D2.
Kepolisian Resor Konawe Selatan, dipimpin Wakapolres Kompol Hartono, turut mengamankan aksi secara profesional dan humanis. Ia menegaskan bahwa kehadiran aparat bertujuan untuk menjamin hak konstitusional masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, sekaligus menjaga ketertiban umum. “Kami hadir bukan untuk menghambat, melainkan untuk memastikan proses berjalan lancar dan semua pihak merasa aman,” ujar Hartono saat berada di lokasi.
Setelah tiba di DPRD Konsel, massa diterima langsung oleh Ketua DPRD Hamrin, S.Kom., M.Ap. Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD menyatakan komitmen untuk segera melakukan peninjauan lapangan ke lokasi IUP PT Jagad Rayatama yang berbatasan dengan Desa Watumerembe. Sidak akan dilaksanakan pada Rabu, 21 Oktober 2026, pukul 09.00 WITA, dengan melibatkan seluruh pihak terkait, termasuk perusahaan dan perwakilan warga.
Hasil sidak nantinya akan menjadi dasar bagi DPRD untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna membahas secara mendalam persoalan konflik lahan dan kewajiban pembayaran royalti. Aksi berakhir pada pukul 11.10 WITA dengan massa membubarkan diri secara tertib, tanpa ada kejadian berarti. Situasi tetap terkendali dan kondusif sepanjang proses.
Polres Konsel menegaskan kembali bahwa penegakan hukum dan perlindungan terhadap hak asasi warga harus berjalan beriringan. Di sisi lain, DPRD Konsel menegaskan bahwa keadilan sosial dan keberlanjutan pembangunan harus menjadi prioritas, terutama dalam pengelolaan sumber daya alam yang melibatkan masyarakat lokal.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Sekda Kolaka Utara Luluskan Disertasi, Raih Gelar Doktor
Sekretaris Daerah Kolaka Utara berhasil menyelesaikan disertasi dan resmi meraih gelar doktor dalam bidang manajemen publik.
24 Oktober 2026
Polres Buton Utara Tetapkan Satu Tersangka Kasus Penyalahgunaan Pertalite
Penyidik Polres Buton Utara menetapkan satu tersangka terkait dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak jenis pertalite melalui modifikasi tangki mobil pikap.
24 Oktober 2026

Kapolres Pantau Pengamanan Pilkades Tinanggea Secara Langsung
Kapolres Konawe Selatan turun langsung memantau kesiapan pengamanan Pilkades di Tinanggea, memastikan pelaksanaan berjalan aman, kondusif, dan profesional.
24 Oktober 2026

Webinar Nasional Fokus Dukung Kesehatan Mental di Tengah Tantangan Hidup
Webinar nasional dengan tema "Strategi Mengelola Diri Ketika Hidup Tidak Baik-Baik Saja" dihadiri narasumber utama dari Universitas Negeri Malang, menghadirkan metode praktis untuk menjaga kesehatan mental secara mandiri.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

