Rabu, 7 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

AM Intelligence Perluas Jaringan AI di India dan Malaysia

AM Intelligence menambah kapasitas komputasi global dengan pesanan 20.000 GPU NVIDIA Rubin, menjadikan total komitmen hingga 29.000 unit dan mendekati kapasitas 100 MW di dua negara.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 17.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
AM Intelligence Perluas Jaringan AI di India dan Malaysia📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - AM Intelligence memperluas infrastruktur komputasi berbasis kecerdasan buatan dengan mengonfirmasi dua pesanan mengikat untuk 20.000 unit GPU NVIDIA Rubin. Pengadaan ini dilakukan sebagai bagian dari ekspansi sistem NVIDIA Vera Rubin NVL72 di fasilitas AI factory yang sedang dibangun di India dan Malaysia. Dengan tambahan kapasitas sekitar 70 megawatt, proyek ini memperkuat jaringan global perusahaan dalam menyediakan akses komputasi skala besar yang lebih dekat dengan lokasi pengembangan AI.

Komitmen ini melengkapi pengumuman awal pada Agustus 2026 terkait 9.000 GPU di Hyderabad, sehingga total kapasitas yang telah dikontrak mencapai sekitar 29.000 unit. Pengiriman perangkat direncanakan pada kuartal II tahun 2027, mendukung pengembangan ekosistem AI yang mendukung perusahaan, penyedia cloud, dan pengembang teknologi. Fasilitas baru akan mengadopsi arsitektur serupa dengan yang berada di Hyderabad, termasuk jaringan RoCE berkecepatan tinggi dan sistem pendingin cair yang efisien.

Kedua lokasi dirancang untuk menopang kepadatan daya rak tinggi dan memungkinkan integrasi generasi silikon AI berikutnya tanpa perlu perluasan ruang fisik. Pendekatan ini menekankan efisiensi energi dan skalabilitas, menjadikan AMI salah satu pembeli GPU Rubin terbesar di luar Amerika Utara. Dengan rencana menambah 300 MW dalam 15 bulan mendatang, total belanja modal akan melampaui AS$20 miliar, di luar AS$6 miliar yang telah dikucurkan untuk kapasitas awal 100 MW.

Pengembangan ini merupakan bagian dari pipeline global AMI yang menargetkan kapasitas Compute-as-a-Service mencapai 400 MW, dengan rencana jangka panjang mencapai 1 gigawatt. Langkah tersebut sejalan dengan visi pembangunan pusat data AI berdaya listrik 5 gigawatt di India, Amerika Serikat, dan Eropa. AMI memanfaatkan integrasi energi terbarukan dari Greenko dan teknologi penyimpanan untuk menciptakan ekonomi elektron-to-token yang optimal.

Melalui kerja sama dengan NVIDIA, AMI menekankan pentingnya infrastruktur berperforma tinggi dalam mendorong inovasi AI. Arsitektur yang menggabungkan komputasi dipercepat, jaringan berkecepatan tinggi, dan pendingin cair menjadi fondasi bagi pengembang, laboratorium, dan perusahaan yang berkecimpung dalam proyek AI ambisius. Layanan yang disediakan mencakup akses bagi hyperscaler, penyedia neo-cloud, inisiatif AI berdaulat, serta komunitas pengembang lokal di wilayah Asia Tenggara dan India.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya