Rabu, 23 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Amanda Lear Tuding Miley Cyrus Plagiat Lagu Klasik 1978

Penyanyi Prancis Amanda Lear menuntut pengakuan atas dugaan plagiat lagu Redlights Miley Cyrus yang dinilainya mirip karyanya The Sphinx dari 1978.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 23 September 2026, 17.47 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Amanda Lear Tuding Miley Cyrus Plagiat Lagu Klasik 1978📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Penyanyi legendaris asal Prancis, Amanda Lear, secara terbuka menyoroti kemiripan antara lagu terbarunya, Redlights, milik Miley Cyrus, dengan karya klasiknya yang berjudul The Sphinx, rilisan tahun 1978. Ia menegaskan bahwa lagu yang kini menjadi perbincangan publik memiliki struktur musik dan nuansa vokal yang sangat mendekati karyanya, termasuk dalam hal aransemen dan alur melodi. Lear menyampaikan kekecewaannya melalui media sosial, dengan nada sarkastik namun tegas, menyebut Cyrus telah "meniru" karyanya dan menyertakan ungkapan tersanjung sebagai bentuk sindiran.

Ia menegaskan bahwa tuduhan tersebut bukan sekadar perasaan pribadi, melainkan telah diseret ke ranah hukum oleh pihak label rekamannya, Universal, serta penerbit hak cipta lagu. Dalam pernyataan kepada AFP, Lear menyampaikan bahwa meski ia sendiri tidak ingin terlibat dalam konflik hukum, pihak label meminta pengakuan resmi atas penjiplakan yang diduga terjadi. Ia menekankan bahwa tujuannya bukan balas dendam, melainkan menegaskan pentingnya penghormatan terhadap karya kreatif dan hak cipta.

The Sphinx, lagu yang menjadi pusat kontroversi, merupakan salah satu karya paling ikonik Lear dari era disko 1970-an. Lagu ini tidak hanya menjadi ciri khas karier musiknya, tetapi juga dianggap sebagai inspirasi bagi banyak seniman, termasuk grup band Inggris The Rolling Stones, yang menciptakan lagu Miss Amanda Jones yang dipengaruhi oleh sosoknya. Dengan jejak panjang di industri musik, Lear telah merilis lebih dari 20 album sepanjang karier, menegaskan posisinya sebagai tokoh penting dalam sejarah musik pop dan disko.

Sementara itu, Redlights menjadi salah satu lagu unggulan dari album ke-10 Miley Cyrus berjudul Bass Persuades, yang dirilis secara resmi pekan lalu. Cyrus sendiri menyebut lagu ini sebagai salah satu favoritnya dalam proses produksi, yang dilakukan bersama sejumlah produser ternama seperti Kid Harpoon, Maxx Morando, Michael Pollack, dan The Monster & Strangerz. Meski belum ada pernyataan resmi dari pihak Cyrus atau labelnya, isu ini telah memicu perdebatan luas di kalangan penggemar musik dan komunitas kreatif global mengenai hak cipta dan keaslian karya.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya