Amanda Lear Tuding Miley Cyrus Plagiat Lagu Klasik 1978
Penyanyi Prancis Amanda Lear menuntut pengakuan atas dugaan plagiat lagu Redlights Miley Cyrus yang dinilainya mirip karyanya The Sphinx dari 1978.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 23 September 2026, 17.47 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Penyanyi legendaris asal Prancis, Amanda Lear, secara terbuka menyoroti kemiripan antara lagu terbarunya, Redlights, milik Miley Cyrus, dengan karya klasiknya yang berjudul The Sphinx, rilisan tahun 1978. Ia menegaskan bahwa lagu yang kini menjadi perbincangan publik memiliki struktur musik dan nuansa vokal yang sangat mendekati karyanya, termasuk dalam hal aransemen dan alur melodi. Lear menyampaikan kekecewaannya melalui media sosial, dengan nada sarkastik namun tegas, menyebut Cyrus telah "meniru" karyanya dan menyertakan ungkapan tersanjung sebagai bentuk sindiran.
Ia menegaskan bahwa tuduhan tersebut bukan sekadar perasaan pribadi, melainkan telah diseret ke ranah hukum oleh pihak label rekamannya, Universal, serta penerbit hak cipta lagu. Dalam pernyataan kepada AFP, Lear menyampaikan bahwa meski ia sendiri tidak ingin terlibat dalam konflik hukum, pihak label meminta pengakuan resmi atas penjiplakan yang diduga terjadi. Ia menekankan bahwa tujuannya bukan balas dendam, melainkan menegaskan pentingnya penghormatan terhadap karya kreatif dan hak cipta.
The Sphinx, lagu yang menjadi pusat kontroversi, merupakan salah satu karya paling ikonik Lear dari era disko 1970-an. Lagu ini tidak hanya menjadi ciri khas karier musiknya, tetapi juga dianggap sebagai inspirasi bagi banyak seniman, termasuk grup band Inggris The Rolling Stones, yang menciptakan lagu Miss Amanda Jones yang dipengaruhi oleh sosoknya. Dengan jejak panjang di industri musik, Lear telah merilis lebih dari 20 album sepanjang karier, menegaskan posisinya sebagai tokoh penting dalam sejarah musik pop dan disko.
Sementara itu, Redlights menjadi salah satu lagu unggulan dari album ke-10 Miley Cyrus berjudul Bass Persuades, yang dirilis secara resmi pekan lalu. Cyrus sendiri menyebut lagu ini sebagai salah satu favoritnya dalam proses produksi, yang dilakukan bersama sejumlah produser ternama seperti Kid Harpoon, Maxx Morando, Michael Pollack, dan The Monster & Strangerz. Meski belum ada pernyataan resmi dari pihak Cyrus atau labelnya, isu ini telah memicu perdebatan luas di kalangan penggemar musik dan komunitas kreatif global mengenai hak cipta dan keaslian karya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pro-Palestina Siap Gelar Aksi di Konser Ed Sheeran
Unjuk rasa pro-Palestina dipersiapkan menyusul penolakan rapper Macklemore, dengan fokus pada kritik terhadap sensor dan kebijakan venue milik Robert Kraft.
23 September 2026

Ella Langley Pecahkan Rekor Lagu Paling Lama di Puncak Billboard
Lagu "Choosin' Texas" Ella Langley resmi menjadi lagu terlama di puncak Billboard Hot 100 dengan 23 minggu, mengalahkan rekor Mariah Carey.
23 September 2026

Ed Sheeran Terpukul Ditinggal Keluarga dan Teman Imbas Isu Politik di Tur
Penyanyi Ed Sheeran mengungkapkan pengalaman emosional saat merasa ditinggalkan keluarga dan teman dekat akibat kontroversi terkait pemecatan Macklemore dari tur, namun tetap tampil untuk 50 ribu penonton.
23 September 2026

Taylor Swift Umumkan Rilis Lagu Baru "Patient Zero
Taylor Swift mengumumkan rilis single terbarunya, "Patient Zero", pada 25 September, disertai pre-order terbatas dan edisi fisik eksklusif.
23 September 2026
Berita Lainnya

DPD RI Dorong RUU Kecerdasan Buatan dengan Kolaborasi Lembaga Terkemuka
Rabu, 23 September 2026, 17.57 WITA

Rapat Istana Bahas Ekspansi Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi
Rabu, 23 September 2026, 17.56 WITA

Bensin dari Batu Bara Butuh Investasi Raksasa
Rabu, 23 September 2026, 17.56 WITA

KRL INKA Terlambat dan Ditarik dari Operasi
Rabu, 23 September 2026, 17.56 WITA

Petani Tebu Minta HET Gula Dicabut Akibat Beban Pupuk Naik
Rabu, 23 September 2026, 17.56 WITA

Pemerintah Siapkan Insentif Pajak Rp576 Triliun untuk Dorong Ekonomi 2026
Rabu, 23 September 2026, 17.55 WITA

Danantara Diminta Dukung Proyek Bensin dari Batu Bara
Rabu, 23 September 2026, 17.55 WITA

Manajer Koperasi Desa Ditetapkan sebagai Pegawai BUMN dengan Kontrak Dua Tahun
Rabu, 23 September 2026, 17.55 WITA

