Anak Sulung Taipan Vietnam Pimpin VinFast Secara Penuh
Pham Nhat Quan Anh resmi menjabat CEO VinFast, menggantikan peran sebelumnya sebagai chairman, dalam langkah transformasi bisnis yang menekankan fokus pada inovasi dan efisiensi.
Redaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 21.09 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pham Nhat Quan Anh, putra pertama dari taipan Vietnam Pham Nhat Vuong, kini secara resmi memimpin VinFast sebagai CEO, setelah sebelumnya menjabat sebagai chairman sejak Mei 2026. Keputusan ini diumumkan bersamaan dengan perombakan struktur direksi di GSM, perusahaan transportasi listrik milik grup, yang juga mengalami pergantian kepemimpinan. Penunjukan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Vingroup untuk memperkuat kepemimpinan generasi muda dalam ekosistem bisnis yang terus berkembang.
Perusahaan mobil listrik asal Vietnam itu mencatatkan kerugian bersih sebesar US$3,9 miliar (setara Rp68,4 triliun) pada tahun 2025, dengan akumulasi kerugian mencapai sekitar US$9 miliar (Rp157,8 triliun) sejak go public di bursa Nasdaq tiga tahun lalu. Di tengah tantangan finansial, VinFast memutuskan untuk menjual dua pabrik utama dan menyerahkan sekitar US$7 miliar (Rp122,8 triliun) utang ke investor terafiliasi dengan Vingroup dan Pham Nhat Vuong. Langkah ini bertujuan mempercepat peralihan ke model bisnis yang lebih ringan dan lebih fokus pada pengembangan produk serta riset inovasi.
Meski mengalami kerugian, VinFast berhasil menjadi produsen mobil listrik terlaris di Vietnam pada 2025, dengan total pengiriman kendaraan listrik global mencapai 196.919 unit—meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, pasar ekspor masih terbatas, dengan hanya 11 persen dari total pengiriman berasal dari luar Vietnam. Seiring itu, perusahaan mulai memperluas fokus ke Asia, termasuk India, Indonesia, dan Filipina, dengan rencana mengembangkan produk yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal, terutama di pasar India.
Di sisi lain, putra kedua Pham Nhat Vuong, Pham Nhat Minh Hoang (26), resmi menjabat sebagai CEO GSM, operator taksi dan layanan transportasi listrik yang beroperasi di tujuh negara, termasuk Indonesia. Ia menggantikan Nguyen Quoc Tuan yang kini menjabat sebagai chairman GSM, menggantikan Pham Thu Huong, istri sang taipan. GSM, yang baru berusia tiga tahun, berencana membeli sekitar 1 juta unit mobil listrik dan 4 juta skuter listrik dari VinFast hingga 2030, serta mengekspansi ke tiga negara baru dalam tahun ini, sekaligus menyusun rencana pencatatan saham internasional.
Vingroup menegaskan bahwa perubahan kepemimpinan ini merupakan bagian dari upaya pengembangan talenta internal dan penyerahan tanggung jawab kepemimpinan kepada generasi muda. Meski begitu, Pham Nhat Vuong (58) tetap aktif dalam operasional bisnis dan mempertahankan jabatan chairman Vingroup, sementara posisi CEO Vingroup tetap dipegang oleh Nguyen Viet Quang. Sementara itu, unit properti Vinhomes terus menjadi penopang laba grup, membukukan laba bersih 52 triliun dong (sekitar Rp35,1 triliun) pada semester I 2026—setara 2,5 kali laba Vingroup secara keseluruhan. Quan Anh menegaskan komitmen untuk menjaga nilai inti VinFast serta mempertahankan standar produk dan layanan terbaik bagi pelanggan global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Masuk Lima Besar Asia untuk Kunjungan Wisatawan 2025
Indonesia menempati posisi kelima sebagai negara di Asia dengan jumlah kunjungan wisatawan asing tertinggi pada 2025, mencatat 15,39 juta kunjungan berdasarkan data BPS.
21 September 2026

Hyundai Peringatkan AS Soal Ancaman Mobil China Tanpa Tarif
CEO Hyundai memperingatkan Amerika Serikat bisa menghadapi banjir mobil China jika tidak mempertahankan kebijakan proteksi pasar, seiring lonjakan pangsa pasar di Eropa dan Inggris.
21 September 2026

Jejak Kaki T-rex Dewasa Pertama Ditemukan di North Dakota
Temuan jejak kaki T-rex dewasa pertama di dunia, berusia 66,5 juta tahun, mengungkapkan kecepatan dan pola pergerakan dinosaurus raksasa tersebut.
21 September 2026

Ubur-Ubur Raksasa Muncul di Perairan Wales, Panjangnya Setara Bus
Seorang penyelam muda menangkap rekaman ubur-ubur surai singa raksasa di dekat Pantai Trefin, dengan tentakel mencapai 15 meter, mengejutkan warganet dan pakar biologi kelautan.
21 September 2026
Berita Lainnya

Harga Beras Diproyeksikan Turun Pekan Ini
Senin, 21 September 2026, 23.18 WITA

Kemenkeu Tunda Pembayaran Cicilan Rp37 Triliun ke Kopdes Merah Putih
Senin, 21 September 2026, 23.18 WITA

Saham BYAN Melemah Meski RKAB Anak Usaha Disetujui
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

BEI Turunkan Harga Saham Minimum Jadi Rp1 Mulai 28 September
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Romy Bareno Resmi Jadi Komisaris Independen InJourney Airports
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Pemerintah Siapkan E50-B50 untuk Hemat Devisa Rp500 Triliun Tahunan
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Prabowo Dorong Bensin dari Batu Bara untuk Kemandirian Energi
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

BYOND by BSI Perkenalkan Fitur Infaq Otomatis Terjadwal
Senin, 21 September 2026, 23.16 WITA

