Selasa, 22 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Anak Sulung Taipan Vietnam Pimpin VinFast Secara Penuh

Pham Nhat Quan Anh resmi menjabat CEO VinFast, menggantikan peran sebelumnya sebagai chairman, dalam langkah transformasi bisnis yang menekankan fokus pada inovasi dan efisiensi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 21.09 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Anak Sulung Taipan Vietnam Pimpin VinFast Secara Penuh📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pham Nhat Quan Anh, putra pertama dari taipan Vietnam Pham Nhat Vuong, kini secara resmi memimpin VinFast sebagai CEO, setelah sebelumnya menjabat sebagai chairman sejak Mei 2026. Keputusan ini diumumkan bersamaan dengan perombakan struktur direksi di GSM, perusahaan transportasi listrik milik grup, yang juga mengalami pergantian kepemimpinan. Penunjukan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Vingroup untuk memperkuat kepemimpinan generasi muda dalam ekosistem bisnis yang terus berkembang.

Perusahaan mobil listrik asal Vietnam itu mencatatkan kerugian bersih sebesar US$3,9 miliar (setara Rp68,4 triliun) pada tahun 2025, dengan akumulasi kerugian mencapai sekitar US$9 miliar (Rp157,8 triliun) sejak go public di bursa Nasdaq tiga tahun lalu. Di tengah tantangan finansial, VinFast memutuskan untuk menjual dua pabrik utama dan menyerahkan sekitar US$7 miliar (Rp122,8 triliun) utang ke investor terafiliasi dengan Vingroup dan Pham Nhat Vuong. Langkah ini bertujuan mempercepat peralihan ke model bisnis yang lebih ringan dan lebih fokus pada pengembangan produk serta riset inovasi.

Meski mengalami kerugian, VinFast berhasil menjadi produsen mobil listrik terlaris di Vietnam pada 2025, dengan total pengiriman kendaraan listrik global mencapai 196.919 unit—meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, pasar ekspor masih terbatas, dengan hanya 11 persen dari total pengiriman berasal dari luar Vietnam. Seiring itu, perusahaan mulai memperluas fokus ke Asia, termasuk India, Indonesia, dan Filipina, dengan rencana mengembangkan produk yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal, terutama di pasar India.

Di sisi lain, putra kedua Pham Nhat Vuong, Pham Nhat Minh Hoang (26), resmi menjabat sebagai CEO GSM, operator taksi dan layanan transportasi listrik yang beroperasi di tujuh negara, termasuk Indonesia. Ia menggantikan Nguyen Quoc Tuan yang kini menjabat sebagai chairman GSM, menggantikan Pham Thu Huong, istri sang taipan. GSM, yang baru berusia tiga tahun, berencana membeli sekitar 1 juta unit mobil listrik dan 4 juta skuter listrik dari VinFast hingga 2030, serta mengekspansi ke tiga negara baru dalam tahun ini, sekaligus menyusun rencana pencatatan saham internasional.

Vingroup menegaskan bahwa perubahan kepemimpinan ini merupakan bagian dari upaya pengembangan talenta internal dan penyerahan tanggung jawab kepemimpinan kepada generasi muda. Meski begitu, Pham Nhat Vuong (58) tetap aktif dalam operasional bisnis dan mempertahankan jabatan chairman Vingroup, sementara posisi CEO Vingroup tetap dipegang oleh Nguyen Viet Quang. Sementara itu, unit properti Vinhomes terus menjadi penopang laba grup, membukukan laba bersih 52 triliun dong (sekitar Rp35,1 triliun) pada semester I 2026—setara 2,5 kali laba Vingroup secara keseluruhan. Quan Anh menegaskan komitmen untuk menjaga nilai inti VinFast serta mempertahankan standar produk dan layanan terbaik bagi pelanggan global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya