Ancaman Siber Marak di Jepang, Wisatawan Diminta Waspada
Riset Kaspersky mengungkap lonjakan ancaman siber di Jepang yang mengancam keamanan wisatawan asing, termasuk dari Indonesia, terutama melalui WiFi publik dan penipuan QR.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 12.01 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 14x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kaspersky mengungkap tren meningkatnya serangan siber yang sengaja mengincar wisatawan di Jepang, dengan data menunjukkan lebih dari 32 juta deteksi ancaman web umum dalam periode tertentu. Ancaman ini muncul saat pengguna mencari informasi perjalanan, memesan layanan, atau terhubung ke jaringan publik di lokasi wisata. Dalam konteks tersebut, pengguna dari luar negeri, termasuk dari Indonesia, menjadi sasaran utama karena kebiasaan digital yang berbeda dan keterbukaan terhadap layanan baru.
Selain ancaman web, riset juga menemukan sekitar 201 ribu deteksi perangkat pencuri kata sandi, yang dirancang untuk menangkap kredensial pengguna dari peramban dan aplikasi. Lebih lanjut, tercatat sekitar 209 ribu deteksi spyware yang mampu memantau aktivitas digital dan mengakses data sensitif, serta hampir 294 ribu deteksi backdoor yang memungkinkan akses tidak sah ke perangkat. Ancaman-ancaman ini secara aktif dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber untuk mengeksploitasi kerentanan pengguna yang sedang berada di lingkungan asing.
Para peneliti Kaspersky menekankan bahwa wisatawan cenderung mengabaikan aspek keamanan siber saat menjelajah destinasi baru. Kondisi ini memudahkan penjahat digital memanfaatkan kecepatan pengambilan keputusan, ketergantungan pada layanan digital asing, serta koneksi ke jaringan tak terverifikasi. “Ketika seseorang sedang berlibur, fokusnya terhadap pengalaman baru jauh lebih besar daripada keamanan digital. Ini yang dimanfaatkan oleh pelaku penipuan,” kata peneliti keamanan utama dari tim GReAT Kaspersky.
Untuk menghindari risiko, Kaspersky menyarankan wisatawan untuk selalu berhati-hati saat menggunakan WiFi publik di bandara, hotel, kafe, dan pusat perbelanjaan. Jaringan gratis yang tersedia luas bisa menjadi sarana bagi penyerang untuk membuat hotspot palsu guna mencuri data login atau informasi keuangan. Selain itu, penggunaan kode QR untuk pembayaran juga menjadi celah serius, mengingat ekosistem nontunai di Jepang sangat berkembang.
Pengguna diminta memverifikasi nama pedagang dan detail transaksi sebelum menyetujui pembayaran, menghindari kode QR yang tampak rusak atau berubah, serta memastikan notifikasi pembayaran tetap aktif. Jika ragu, sebaiknya konfirmasi langsung dengan staf terkait. Tindakan pencegahan ini dinilai krusial untuk menjaga keamanan digital selama perjalanan di Jepang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Ai Lian Rayakan Ulang Tahun ke-7 dengan Perayaan Khusus di Chongqing
Panda raksasa Ai Lian merayakan ulang tahun ke-7 di Taman Tematik Locajoy, Chongqing, dengan menu spesial dan kehadiran pengunjung.
24 Oktober 2026

Militer AS Larang Taruhan Berbasis Informasi Rahasia
Menteri Perang AS melarang keras anggota militer menggunakan informasi sensitif untuk bertaruh di platform prediksi, setelah skandal keuntungan miliaran dari taruhan berbasis intelijen.
24 Oktober 2026

Iran Diklaim Perkuat Aksi Target Warga AS di Berbagai Wilayah
Intelijen AS memperingatkan peningkatan upaya Iran menargetkan warga negara Amerika di Timur Tengah dan sejumlah negara lain, menyusul meningkatnya ketegangan bilateral.
24 Oktober 2026

Jajak Pendapat Akhir Sebelum Pemilu Israel Tunjukkan Kekuatan Oposisi Melonjak
Jajak pendapat terbaru menunjukkan blok Netanyahu anjlok ke 48 kursi, sementara oposisi Yahudi naik ke 54 kursi, menandai pergeseran signifikan menjelang pemilu 27 Oktober.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

