Selasa, 29 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Ancol Hentikan Penyelenggaraan Scream or Dance 2026

Ancol memutuskan tidak melanjutkan festival musik internasional Scream or Dance 2026 setelah evaluasi dan dialog dengan promotor, menekankan komitmen terhadap kenyamanan dan inklusivitas kawasan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 29 September 2026, 17.46 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
Ancol Hentikan Penyelenggaraan Scream or Dance 2026📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk secara resmi menghentikan rencana penyelenggaraan festival musik elektronik global “Scream or Dance” 2026 di kawasan Taman Impian Jaya Ancol. Keputusan ini diambil setelah proses koordinasi menyeluruh dan pertimbangan berbagai aspek, termasuk masukan dari publik serta evaluasi terhadap dampak sosial dan budaya dari acara tersebut.

Direktur Utama Ancol, Syahmudrian Lubis, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk respons terhadap aspirasi masyarakat serta hasil dari dialog yang terbuka dan saling menghargai dengan pihak promotor. Ia menyampaikan penghargaan atas profesionalisme dan kerja sama yang ditunjukkan oleh pihak penyelenggara dalam proses komunikasi.

Manajemen Ancol menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat perubahan rencana ini. Pihaknya menegaskan bahwa penataan kembali penyelenggaraan event di kawasan tetap menjadi prioritas, termasuk pengaturan penjualan minuman beralkohol yang tetap memperhatikan aturan, karakter kawasan, serta aspek keamanan dan kenyamanan pengunjung.

Keputusan ini ditempatkan sebagai bagian dari komitmen jangka panjang Ancol untuk menjaga Taman Impian Jaya sebagai destinasi wisata keluarga yang inklusif, aman, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat. Upaya ini juga sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global yang mendukung keberagaman tanpa mengorbankan nilai-nilai sosial dan budaya lokal.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya