Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Anggota Parlemen Iran Dorong Pengembangan Bom Nuklir

Seorang anggota DPR Iran menyerukan pembuatan senjata nuklir dengan menyatakan pemimpin tertinggi saat ini tidak akan melarang, berbeda dengan fatwa sebelumnya.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 12.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 25x dibuka
Anggota Parlemen Iran Dorong Pengembangan Bom Nuklir📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Ahmad Naderi, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Iran, mengusulkan agar negaranya membangun senjata nuklir sebagai respons terhadap ancaman keamanan regional. Ia menilai bahwa keberadaan bom nuklir dapat menjadi jaminan strategis terhadap agresi militer dari pihak luar. Pernyataan ini disampaikan dalam konteks ketegangan geopolitik yang terus memanas di kawasan Timur Tengah.

Naderi menyatakan bahwa pemahaman terhadap kebijakan nuklir Iran akan berbeda di bawah kepemimpinan Ayatollah Mojtaba Khamenei dibandingkan dengan ayahnya, almarhum Ayatollah Ali Khamenei. Ia menekankan bahwa fatwa sebelumnya yang melarang pengembangan senjata nuklir mungkin tidak lagi berlaku jika dikaji dalam konteks kepemimpinan baru.

Meski demikian, belum ada pernyataan resmi dari Mojtaba Khamenei mengenai posisi negara terhadap pengembangan senjata nuklir. Pemerintah Iran secara konsisten menegaskan bahwa program nuklirnya bersifat damai dan tidak ditujukan untuk tujuan militer. Beberapa pejabat tinggi tetap menegaskan bahwa Iran tidak memiliki rencana untuk memproduksi bom nuklir.

Di tengah pernyataan yang saling bertentangan dari dalam dan luar negeri, Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, menekankan perlunya tindakan nyata dari Iran untuk membuktikan komitmen damainya. Menurutnya, penghentian aktivitas pengayaan nuklir menjadi indikator utama kepercayaan internasional terhadap keberpihakan Iran terhadap non-proliferasi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya