Antam Perkuat Pasokan Emas Lokal Lewat Penyerapan 9 Ton dari Freeport
Antam menyerap 9 ton emas dari Freeport hingga Agustus 2026 melalui pemurnian di Gresik, jadi langkah strategis perkuat rantai pasok emas nasional.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 25 September 2026, 23.03 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - PT Aneka Tambang Tbk (Antam) memperkuat posisi emas domestik dengan menyerap sebanyak 9 ton emas hasil pemurnian dari PT Freeport Indonesia (PTFI) dalam periode Januari hingga Agustus 2026. Penyerapan ini dilakukan melalui fasilitas Precious Metals Refinery (PMR) yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur, dengan standar kemurnian mencapai 99,99%. Proses ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Antam dalam memastikan ketersediaan bahan baku emas dalam negeri yang siap diproses dan didistribusikan secara efisien.
Direktur Utama Antam, Untung Budiharto, menegaskan bahwa realisasi pembelian emas dari PTFI ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk memaksimalkan nilai tambah dari sumber daya mineral Indonesia. Ia menyebut sinergi antarperusahaan sektor pertambangan menjadi fondasi penting dalam membangun rantai pasok emas yang lebih kokoh, mulai dari eksplorasi hingga produksi akhir. Dengan demikian, emas yang berasal dari dalam negeri tidak hanya diekspor dalam bentuk mentah, tetapi juga dimanfaatkan secara optimal di dalam negeri.
Kerja sama dengan PTFI sebelumnya telah diatur dalam kerangka jual beli emas hingga kapasitas 30 ton per tahun. Selain itu, Antam juga menjalin kemitraan dengan berbagai produsen emas nasional lainnya, termasuk PT Amman Mineral Nusa Tenggara, Merdeka Group, PT Citra Palu Minerals, PT Agincourt Resources, PT Sumbawa Jutaraya, PT J Resources Bolaang Mongondow, dan PT Indo Muro Kencana. Keterlibatan berbagai pemangku kepentingan ini mendukung terciptanya ekosistem industri emas yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Peningkatan kontribusi emas terhadap kinerja keuangan Antam terlihat dari pencapaian semester I 2026, di mana volume penjualan emas mencapai 18.080 kilogram atau setara 18,08 ton dengan nilai penjualan sebesar Rp50,39 triliun. Angka ini mengalami kenaikan tipis dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu Rp49,68 triliun. Penguatan sektor emas menjadi salah satu pilar utama dalam upaya perusahaan meningkatkan nilai bisnis secara keseluruhan dan memperkuat kedaulatan ekonomi melalui optimalisasi sumber daya alam nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

ANTAM Perkuat Rantai Pasok Emas Nasional Lewat Pembelian 9 Ton dari Freeport
ANTAM serap 9 ton emas dari Freeport hingga Agustus 2026, perkuat pasokan emas domestik dan dukung ekosistem industri berkelanjutan.
25 September 2026

436 Ribu Ton Batu Bara Sitaaan Samin Tan Laku Dilelang Rp179 Miliar
Batu bara sebanyak 436.283,08 ton dari kasus korupsi Samin Tan terjual dalam lelang dengan nilai total Rp179,07 miliar melalui kerja sama BPA Kejagung dan KPKNL Banjarmasin.
25 September 2026

Danantara Perkuat Kolaborasi Mineral Strategis dengan CITIC Group
Danantara dorong kemitraan strategis dengan CITIC Group melalui sinergi di kapital, sumber daya, dan infrastruktur untuk tingkatkan daya saing sektor mineral nasional.
25 September 2026

RI Bisa Ubah Batu Bara Jadi Bensin, Ini Teknologinya
Teknologi konversi batu bara menjadi bensin telah terbukti efektif di Afrika Selatan dan siap diterapkan di Indonesia untuk wujudkan kemandirian energi.
25 September 2026
Berita Lainnya

Minat Investor Indonesia ke Saham AS Melesat
Jumat, 25 September 2026, 23.26 WITA

Komisaris MEDC Lepas 3 Juta Saham, Kepemilikan Menyusut
Jumat, 25 September 2026, 23.26 WITA

Menkomdigi Dorong Telin Jadi Jembatan Digital Indonesia Global
Jumat, 25 September 2026, 23.26 WITA

BRI Money Changer Hadir di Titik Strategis untuk Kemudahan Tukar Valas
Jumat, 25 September 2026, 23.25 WITA

OJK Cabut Izin BPRS Musyarakah Ummat Indonesia
Jumat, 25 September 2026, 23.25 WITA

Danantara Dilibatkan Perkuat Pengelolaan Dana Pensiun BUMN
Jumat, 25 September 2026, 23.25 WITA

Mendag Perkuat Komunikasi dengan Ritel Atasi Kelangkaan Beras Premium
Jumat, 25 September 2026, 23.25 WITA

CIMB Niaga Dapat Dua Penghargaan Global untuk Pembiayaan Berkelanjutan
Jumat, 25 September 2026, 23.24 WITA

