Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Jahanam ! Antrian BBM di SPBU, Penjual Eceran yang jadi kambing hitam nya.

Warga Kota Kendari mengeluhkan antrian panjang di SPBU, sementara penjual bensin eceran di pinggir jalan dilaporkan menjadi sasaran kebijakan pemerintah setempat.

Jurnalis:Amirullah AisBiro Kendari·Kamis, 15 Oktober 2026, 10.34 WITA·👁 4 orang membaca· 0 hari ini · 162x dibuka
Jahanam ! Antrian BBM di SPBU, Penjual Eceran yang jadi kambing hitam nya.📷 Dok. iNarasikita/Bintang chiko

Kendari, ıNarasikita - Antrian panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Kendari menjadi perhatian publik, terutama pada Kamis (15/10/2026). Situasi ini memicu kritik tajam terhadap pemerintah daerah, yang dianggap tidak responsif terhadap kebutuhan masyarakat akan bahan bakar minyak (BBM). Warga mengeluhkan sulitnya mengakses BBM, sementara penjual bensin eceran di pinggir jalan dilaporkan telah dilarang beroperasi. Kebijakan tersebut dinilai memperparah keterbatasan akses masyarakat, terlebih bagi kalangan pelaku usaha kecil yang bergantung pada penjualan bensin eceran sebagai sumber penghasilan utama. "Antrian BBM di SPBU sudah sangat panjang, sementara penjual eceran di pinggir jalan justru dilarang. Makan saja sudah susah, mencari nafkah juga dihalangi," tulis seorang warga dalam kritiknya. Komentar ini mencerminkan rasa frustrasi masyarakat terhadap kebijakan yang dianggap tidak pro-rakyat. Pernyataan tersebut juga menyentil aspek politik, mengingatkan soal "dosa politik" pihak terkait. Meski tidak disebutkan secara spesifik, kritik ini mengisyaratkan ketidakpuasan terhadap kebijakan yang dianggap tidak adil dan tidak pro-ekonomi rakyat. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah kota terkait penanganan antrian BBM maupun kebijakan terhadap penjual bensin eceran. Situasi ini berpotensi memicu kontroversi, terutama jika tidak segera direspons secara transparan dan adil.

A
Laporan dari lapangan
Amirullah Ais · Jurnalis Biro Kendari
Reporter: Amirullah Ais · Editor: Muh. Atman Mappa, S.Sos. (Direktur)

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya