Jahanam ! Antrian BBM di SPBU, Penjual Eceran yang jadi kambing hitam nya.
Warga Kota Kendari mengeluhkan antrian panjang di SPBU, sementara penjual bensin eceran di pinggir jalan dilaporkan menjadi sasaran kebijakan pemerintah setempat.
📷 Dok. iNarasikita/Bintang chikoKendari, ıNarasikita - Antrian panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Kendari menjadi perhatian publik, terutama pada Kamis (15/10/2026). Situasi ini memicu kritik tajam terhadap pemerintah daerah, yang dianggap tidak responsif terhadap kebutuhan masyarakat akan bahan bakar minyak (BBM). Warga mengeluhkan sulitnya mengakses BBM, sementara penjual bensin eceran di pinggir jalan dilaporkan telah dilarang beroperasi. Kebijakan tersebut dinilai memperparah keterbatasan akses masyarakat, terlebih bagi kalangan pelaku usaha kecil yang bergantung pada penjualan bensin eceran sebagai sumber penghasilan utama. "Antrian BBM di SPBU sudah sangat panjang, sementara penjual eceran di pinggir jalan justru dilarang. Makan saja sudah susah, mencari nafkah juga dihalangi," tulis seorang warga dalam kritiknya. Komentar ini mencerminkan rasa frustrasi masyarakat terhadap kebijakan yang dianggap tidak pro-rakyat. Pernyataan tersebut juga menyentil aspek politik, mengingatkan soal "dosa politik" pihak terkait. Meski tidak disebutkan secara spesifik, kritik ini mengisyaratkan ketidakpuasan terhadap kebijakan yang dianggap tidak adil dan tidak pro-ekonomi rakyat. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah kota terkait penanganan antrian BBM maupun kebijakan terhadap penjual bensin eceran. Situasi ini berpotensi memicu kontroversi, terutama jika tidak segera direspons secara transparan dan adil.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Seorang ibu dari Sulawesi Tenggara berusia 55 tahun mendampingi dua anaknya yang lulusan sarjana mencari pekerjaan melalui job fair di Jakarta, mengungkap kesulitan pasar kerja modern yang ketat meski kualifikasi tinggi.
24 Oktober 2026
Sekda Kolaka Utara Luluskan Disertasi, Raih Gelar Doktor
Sekretaris Daerah Kolaka Utara berhasil menyelesaikan disertasi dan resmi meraih gelar doktor dalam bidang manajemen publik.
24 Oktober 2026
Polres Buton Utara Tetapkan Satu Tersangka Kasus Penyalahgunaan Pertalite
Penyidik Polres Buton Utara menetapkan satu tersangka terkait dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak jenis pertalite melalui modifikasi tangki mobil pikap.
24 Oktober 2026

Kapolres Pantau Pengamanan Pilkades Tinanggea Secara Langsung
Kapolres Konawe Selatan turun langsung memantau kesiapan pengamanan Pilkades di Tinanggea, memastikan pelaksanaan berjalan aman, kondusif, dan profesional.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu per Gram Hari Ini
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Investor Desak MSCI Jelaskan Alasan Penurunan Status Pasar Indonesia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Suahasil Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemenkeu Diganti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Bahlil Dorong E50 untuk Kurangi Impor BBM
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Kemenkeu
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.24 WITA

Transmart Gelar Full Day Sale, Diskon Elektronik Hingga Jutaan Rupiah
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.22 WITA

