Apple Masuk Pasar Ponsel Lipat, Proyeksi Penjualan Capai 6 Juta Unit
iPhone Duo diperkirakan mampu mencapai penjualan 6 juta unit pada 2026, menempatkan Apple di posisi kedua pasar global ponsel lipat, di bawah Samsung.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 2 Oktober 2026, 23.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Ponsel lipat pertama dari Apple, yang dikenal sebagai iPhone Duo, diproyeksikan mampu menjual hingga 6 juta unit di seluruh dunia pada tahun 2026. Angka tersebut menempatkan perusahaan teknologi asal Amerika Serikat sebagai pemain utama di segmen ponsel lipat, meski masih kalah dari Samsung yang diperkirakan menguasai pangsa pasar sebesar 38 persen. Perkiraan ini disampaikan oleh Counterpoint Research dalam laporan yang diterbitkan pada 7 September 2026, yang menilai bahwa kehadiran Apple akan mendorong persaingan di pasar premium.
Dengan proyeksi pangsa pasar sebesar 25 persen, Apple akan menempati posisi kedua, diikuti oleh Huawei yang diperkirakan mendapatkan 22 persen. Sementara itu, ponsel lipat secara keseluruhan masih menyumbang hanya sekitar 2 persen dari total pasar smartphone global. Meski begitu, pertumbuhan sektor ini dinilai masih sangat terbuka, terutama dengan adanya inovasi desain dan peningkatan pengalaman pengguna.
Kapasitas produksi awal iPhone Duo diprediksi terbatas, sehingga penjualan pada tahun pertama diperkirakan tidak langsung mencapai skala penuh. Meski demikian, Counterpoint tetap optimistis Apple bisa meraih 25 persen pangsa pasar global dalam segmen tersebut, bahkan dengan durasi penjualan yang relatif singkat. Penyebab utama keterbatasan ini adalah proses produksi yang masih dalam tahap awal, yang diperkirakan akan diperluas secara bertahap seiring waktu.
Pada 2027, pengiriman ponsel lipat Apple diperkirakan melonjak lebih dari dua kali lipat, dengan pangsa pasar mencapai 40 persen. Pertumbuhan pasar secara global juga diproyeksikan naik 37 persen tahunan. Total pengiriman ponsel lipat sejak peluncuran komersial pertama pada 2019 diperkirakan melebihi angka 100 juta unit pada akhir 2026, dengan tambahan 100 juta unit lainnya diperkirakan tercapai dalam tiga tahun ke depan.
Adopsi ponsel lipat secara luas masih membutuhkan waktu, mengingat harga perangkat yang sekitar tiga kali lebih tinggi dibandingkan smartphone biasa. Faktor utama yang akan menentukan daya tarik pasar adalah kemampuan layar lipat dalam mendukung produktivitas dan konsumsi konten. Perusahaan seperti Motorola, Honor, Google, vivo, dan Oppo juga tengah menyiapkan perangkat baru, termasuk model dengan desain lebih lebar, yang menunjukkan komitmen industri untuk terus mengembangkan teknologi ini.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Agen AI Diduga Coba Bobol Situs Pemerintah Kanada
Sebuah agen kecerdasan buatan dilaporkan mencoba mengakses situs web pemerintah Kanada, diduga terkait dengan OpenAI, namun upaya tersebut gagal dan tidak menyebabkan kebocoran data.
2 Oktober 2026

Data Pribadi Menteri Digital Bocor, Kecurigaan Keamanan Siber Meningkat
Sebuah video di media sosial mengungkap dugaan kebocoran data pribadi Menteri Komunikasi dan Digital, termasuk KTP, informasi keluarga, dan password, yang diduga dijual di platform digital dengan harga terjangkau.
2 Oktober 2026

Syahganda Nainggolan Pimpin Bakom, Fokus Atasi Dampak Algoritma pada Komunikasi Pemerintah
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah dilantik, fokus pada antisipasi distorsi pesan akibat algoritma dan AI demi memperkuat komunikasi dua arah.
2 Oktober 2026

Revitalisasi Museum Kesaktian Pancasila Diresmikan, Teknologi Dorong Edukasi Sejarah
Presiden Prabowo Subianto meresmikan revitalisasi Museum Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya dengan pendekatan edukasi berbasis teknologi imersif dan narasi sejarah terkini.
2 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lelang Batik Karya Desainer Dorong Permodalan UMKM Perempuan
Jumat, 2 Oktober 2026, 23.28 WITA

MA Setujui Permohonan Pemakzulan Bupati Gowa
Jumat, 2 Oktober 2026, 23.28 WITA

Insentif SPPG Rp2.000 Harus Disertai Standar Mutu Ketat
Jumat, 2 Oktober 2026, 23.28 WITA

ISF 2026 Tekankan Kolaborasi Global untuk Ekonomi Berkelanjutan
Jumat, 2 Oktober 2026, 23.27 WITA

Anggota DPR Puji Kinerja Basarnas dalam Operasi SAR KM Virgo
Jumat, 2 Oktober 2026, 23.27 WITA

Program Asuransi BMN Perluas Cakupan ke 20+ Kementerian
Jumat, 2 Oktober 2026, 23.27 WITA

Indonesia Perkuat Kemitraan Ekonomi dengan Jerman 2026
Jumat, 2 Oktober 2026, 23.27 WITA

Suyudi Ario Seto Resmi Jabat Kapolri, Mulai Era Baru Kepemimpinan
Jumat, 2 Oktober 2026, 23.26 WITA

