Ara dan Bahlil Bahas Integrasi Jargas dan PLTS untuk Perumahan Industri
Menteri Perumahan dan Menteri ESDM bertemu bahas pengembangan perumahan berbasis energi bersih di kawasan industri, dengan fokus pada jargas dan PLTS sebagai solusi utama.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 23.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menghadiri pertemuan strategis dengan Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia di Jakarta pada Jumat (9/10). Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam merancang konsep perumahan modern yang mengintegrasikan jaringan gas alam (jargas) dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) sebagai sumber energi utama. Kedua menteri menyepakati pentingnya kolaborasi antar kementerian untuk mewujudkan hunian berkelanjutan.
Dalam konferensi pers di kantor Kementerian ESDM, Bahlil menegaskan bahwa diskusi berlangsung secara konstruktif dan berorientasi pada implementasi nyata. Ia menyoroti potensi besar dari integrasi energi terbarukan dan gas alam dalam pengembangan kawasan permukiman, terutama di kawasan industri yang membutuhkan infrastruktur energi andal. PLTS dan jargas, menurutnya, menjadi fondasi utama dalam menciptakan hunian yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
Ara menyampaikan bahwa proyek perumahan berbasis energi bersih ini akan difokuskan untuk menampung tenaga kerja di kawasan industri, dengan rencana awal pengembangan di sejumlah lokasi percontohan. Ia menekankan pentingnya kajian teknis dan regulasi yang matang sebelum pelaksanaan secara massal. Proses desain dan pembangunan akan melibatkan investor yang bergerak di sektor industri, sehingga memastikan keterhubungan antara fasilitas perumahan dan kebutuhan operasional lokasi kerja.
Tujuan utama dari inisiatif ini adalah menciptakan model hunian yang tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga mendorong transisi energi nasional melalui pemanfaatan sumber daya terbarukan dan energi bersih. Dengan integrasi jargas dan PLTS, diharapkan dapat menekan emisi karbon, meningkatkan efisiensi energi, serta meningkatkan kualitas hidup pekerja industri. Rencana ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mewujudkan kawasan permukiman yang berkelanjutan dan berbasis inovasi teknologi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
DPRD Konut Soroti Dampak Lingkungan Proyek Tambang
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Konawe Utara menyoroti kerusakan ekosistem akibat aktivitas PT TMS yang mencemari mata air dan sungai.
9 Oktober 2026

Proyek Hilirisasi Baterai Rp180 T Resmi Beroperasi
Proyek hilirisasi baterai kendaraan listrik senilai Rp180 triliun di Halmahera Tengah resmi beroperasi, disertai ekspor perdana dan pencapaian serapan kerja lebih dari 100 ribu tenaga lokal.
9 Oktober 2026

Hery Susanto Bantah Terima Uang dalam Kasus Tambang Nikel
Mantan Ketua Ombudsman RI menolak tegas dugaan menerima suap dari Agung Winarno terkait pengaturan LHP tata kelola tambang nikel, menilai dakwaan tak berdasar dan mengutamakan asas keberanian hukum.
8 Oktober 2026

Proyek Strategis di Halmahera Tengah Dorong Hilirisasi Baterai Nasional
Ratusan miliar dolar AS diinvestasikan di kawasan Weda Bay untuk membangun ekosistem baterai kendaraan listrik terintegrasi dan meningkatkan nilai tambah mineral nasional.
8 Oktober 2026
Berita Lainnya

Sidang Pemakzulan Wapres Filipina Fokus pada Ketidaksesuaian Pendapatan dan Kekayaan
Jumat, 9 Oktober 2026, 23.07 WITA

Meikarta Jadi Pilot Project Hunian Ramah Lingkungan Berbasis Energi Bersih
Jumat, 9 Oktober 2026, 23.07 WITA

Antrean Mobil Listrik di SPKLU Picu Kebutuhan Infrastruktur
Jumat, 9 Oktober 2026, 23.07 WITA

Koordinasi Lintas Kementerian Dorong Ekosistem Mobil Listrik Nasional
Jumat, 9 Oktober 2026, 23.06 WITA

Prabowo Tinjau Progres 100 Kampung Nelayan di Hambalang
Jumat, 9 Oktober 2026, 23.06 WITA

20.000 Aparat Siaga Hadapi Unjuk Rasa Besar di New Delhi
Jumat, 9 Oktober 2026, 23.06 WITA

Kerusuhan di Afrika Selatan Dorong Pengungsian Massal
Jumat, 9 Oktober 2026, 23.06 WITA

BI Tahan Suku Bunga, Dorong Masuknya Modal Asing
Jumat, 9 Oktober 2026, 23.05 WITA

