Argentina dan Spanyol Bertemu di Final Piala Dunia 2026
Timnas Argentina dan Spanyol melaju ke final Piala Dunia 2026 setelah menunjukkan gaya permainan yang berbeda, dengan Argentina mengandalkan mental juara dan Spanyol melalui konsistensi taktik.
Redaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 23.10 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 2x dibuka
📷 TempoKendari, ıNarasikita - Timnas Argentina resmi mengamankan tempat di final Piala Dunia 2026 setelah melewati babak gugur dengan perjuangan yang tak mudah. Dari fase grup hingga semifinal, Albiceleste tak pernah bermain dominan secara teknis, melainkan mengandalkan keberanian mental dan kemampuan menyelesaikan peluang dalam kondisi sulit. Meski hanya mengumpulkan sembilan poin di fase penyisihan, mereka unggul sebagai juara Grup J dengan kemenangan atas Austria, Aljazair, dan Yordania. Namun, performa mereka mulai diuji saat memasuki babak knockout.
Pertandingan melawan Tanjung Verde berakhir ketat dengan kemenangan 3-2, menunjukkan kerentanan lini belakang. Di babak 16 besar, Argentina sempat tertinggal dua gol dari Mesir sebelum bangkit dan menang 3-2. Lalu, di perempat final, mereka harus bermain dengan 10 pemain setelah Swiss mendapatkan kartu merah, namun mampu menang 3-1 lewat dua gol di babak tambahan. Laga semifinal kontra Inggris menjadi ujian paling berat, di mana mereka menang 2-1 setelah tertinggal lebih dahulu, menunjukkan keunggulan dalam menghadapi tekanan besar.
Sementara itu, Spanyol menunjukkan permainan yang jauh lebih terstruktur dan stabil sejak awal turnamen. Dari fase grup, La Roja mengendalikan permainan dengan penguasaan bola tinggi dan sirkulasi cepat antarlini. Mereka melaju tanpa kekalahan, menang 3-0 atas Austria di babak 32 besar, dan mengalahkan Portugal 1-0 di babak 16 besar. Di perempat final, mereka mengalahkan Belgia 2-1 meski menghadapi tekanan agresif. Kemenangan 2-0 atas Prancis di semifinal menjadi bukti kuat bahwa mereka mampu mengatasi tim besar dengan taktik yang terorganisir.
Perbedaan filosofi antara dua tim menjadi sorotan utama menjelang final. Argentina bermain dengan pendekatan pragmatis, mengandalkan keberhasilan individu, pengalaman Lionel Messi, dan kemampuan mempertahankan keunggulan dalam situasi krusial. Spanyol, di sisi lain, menunjukkan dominasi melalui kolektivitas, kontrol permainan, dan disiplin bertahan. Kedua tim juga memiliki hubungan khusus di level pelatih: Luis de la Fuente, pelatih Spanyol, pernah menjadi mentor Lionel Scaloni saat ia mengikuti pelatihan lisensi UEFA Pro pada 2017. Keduanya saling menghargai, dengan Scaloni menyebut De la Fuente sebagai sosok berpengaruh dalam karier kepelatihannya.
Final Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di MetLife Stadium, New Jersey, pada Senin dinihari, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB, akan menjadi pertemuan antara dua filosofi sepak bola yang berbeda: keberanian Argentina melawan konsistensi Spanyol. Keduanya datang dengan modal berbeda, namun sama-sama berambisi meraih gelar juara dunia, menandai babak baru dalam sejarah kompetisi internasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Prancis vs Spanyol: Duel Taktik dan Kualitas di Semifinal Dunia 2026
Duel semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol menampilkan dua pelatih berpengalaman, Didier Deschamps dan Luis de la Fuente, yang saling menghargai meski berhadapan dalam laga penentu tiket final.
21 September 2026

Argentina Melaju ke Final Piala Dunia Usai Tundukkan Inggris
Timnas Argentina mengalahkan Inggris 2-1 dalam pertandingan semifinal di Atlanta Stadium, memastikan tiket ke final Piala Dunia 2026.
21 September 2026

Tuchel Pertahankan Keputusan Pemain Meski Inggris Gagal ke Final
Pelatih Inggris Thomas Tuchel menegaskan tidak menyesal atas keputusan pergantian pemain saat kalah dari Argentina di semifinal Piala Dunia 2026, meski tim gagal ke final.
21 September 2026

Indonesia Siap Hadapi Taiwan di Perempat Final Badminton Asian Games 2026
Tim badminton putri Indonesia menurunkan skuad terbaik untuk laga perempat final melawan Taiwan di Ichinomiya, dengan fokus pada pertandingan sengit melawan lawan berperingkat tinggi.
21 September 2026
Berita Lainnya

Harga Beras Diproyeksikan Turun Pekan Ini
Senin, 21 September 2026, 23.18 WITA

Kemenkeu Tunda Pembayaran Cicilan Rp37 Triliun ke Kopdes Merah Putih
Senin, 21 September 2026, 23.18 WITA

Saham BYAN Melemah Meski RKAB Anak Usaha Disetujui
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

BEI Turunkan Harga Saham Minimum Jadi Rp1 Mulai 28 September
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Romy Bareno Resmi Jadi Komisaris Independen InJourney Airports
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Pemerintah Siapkan E50-B50 untuk Hemat Devisa Rp500 Triliun Tahunan
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Prabowo Dorong Bensin dari Batu Bara untuk Kemandirian Energi
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

BYOND by BSI Perkenalkan Fitur Infaq Otomatis Terjadwal
Senin, 21 September 2026, 23.16 WITA

