Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Artis Dunia Dihadapkan Kritik atas Dukungan Israel

Sejumlah tokoh publik global menghadapi gelombang kecaman dan seruan boikot karena pernyataan atau tindakan yang dianggap mendukung Israel dalam konflik dengan Palestina.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 18 Oktober 2026, 17.33 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 40x dibuka
Artis Dunia Dihadapkan Kritik atas Dukungan Israel📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Beberapa nama artis internasional kembali menjadi sorotan setelah pernyataan mereka terkait konflik Israel-Palestina memicu reaksi keras dari publik dan kelompok pro-Palestina. Dalam konteks ketegangan yang memuncak sejak Oktober 2023, sejumlah figur menunjukkan posisi yang jelas mendukung Israel, baik melalui unggahan media sosial maupun kehadiran dalam aktivitas publik. Tindakan ini langsung memicu kritik massal, termasuk desakan untuk membatalkan penayangan karya mereka dan kampanye boikot di berbagai wilayah.

Gal Gadot, aktris asal Israel yang dikenal sebagai Wonder Woman, menjadi salah satu tokoh paling kontroversial. Ia secara terbuka menyatakan dukungan terhadap negaranya dengan mengunggah pesan di media sosial yang menyatakan, "Saya membela Israel, Anda juga seharusnya demikian. Dunia tidak boleh bersikap netral ketika tindakan teror yang mengerikan ini terjadi!" Unggahan tersebut menimbulkan reaksi tajam, terutama karena latar belakangnya sebagai mantan tentara Israel dan keterlibatannya dalam proyek film yang dibawa ke pasar global, termasuk film Snow White yang rencananya tayang pada 2025. Sebelumnya, Lebanon bahkan melarang pemutaran film Wonder Woman pada 2017 atas alasan serupa.

Sementara itu, Noah Schnapp, pemeran utama dalam serial Stranger Things, juga menghadapi tekanan besar setelah video dirinya bersama teman-teman yang memegang stiker bertuliskan "Zionism Is Sexy" dan "Hamas Is ISIS" tersebar di media sosial. Pernyataan yang menyertai video itu, termasuk pernyataan bahwa "You either stand with Israel or you stand with terrorism," memperkeruh suasana. Respons publik langsung muncul dalam bentuk ancaman boikot terhadap penayangan musim terakhir serial tersebut. Dalam responsnya, Schnapp mengunggah klarifikasi di TikTok pada Januari 2024, menegaskan bahwa maksudnya bukan mendukung kekerasan, melainkan memohon perdamaian dan keamanan bagi semua pihak yang tidak bersalah.

Meski demikian, tidak semua tindakan tersebut berujung pada pembatalan proyek atau konsekuensi profesional langsung. Beberapa pihak menilai bahwa keputusan tidak terkait langsung dengan kontroversi, seperti keputusan tidak melanjutkan peran Gadot dalam DC Universe baru yang dipimpin James Gunn dan Peter Safran. Namun, dampak sosial dan politik dari pernyataan tersebut tetap nyata, menunjukkan bagaimana posisi publik terhadap isu geopolitik dapat memengaruhi karier tokoh publik di tingkat global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya