AS Evakuasi Staf Tak Esensial dari Riyadh Imbas Eskalasi Houthi
AS memerintahkan penarikan staf non-esensial dan keluarga mereka dari kedutaan di Arab Saudi menyusul meningkatnya serangan drone milisi Houthi yang mengancam keamanan sipil dan infrastruktur.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 15.26 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 27x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat telah menginstruksikan seluruh pegawai pemerintah yang bukan bagian dari operasi esensial, beserta anggota keluarga mereka, untuk segera meninggalkan perwakilan diplomatik di Riyadh. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap peningkatan aktivitas milisi Houthi yang didukung Iran, termasuk serangan terhadap bandara sipil dan fasilitas kritis lainnya di wilayah kerajaan. Ancaman yang semakin nyata telah memicu langkah preventif demi menjamin keselamatan personel dan keluarganya.
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott, menegaskan bahwa eskalasi serangan Houthi telah menimbulkan risiko signifikan terhadap keamanan sipil serta mengganggu operasionalitas transportasi dan layanan publik di Arab Saudi. Ia menekankan bahwa keselamatan staf dan keluarganya tetap menjadi prioritas utama, dan pemerintah akan terus memperkuat langkah perlindungan sesuai kondisi terkini. Perintah ini berlaku tidak hanya di Riyadh, tetapi juga meluas ke misi AS di negara-negara Teluk lainnya.
Pigott membantah informasi yang menyebutkan adanya rencana pemulangan sebagian besar staf dari seluruh kedutaan besar di kawasan Teluk. Ia menegaskan bahwa kebijakan yang diterapkan bersifat selektif dan berbasis pada ancaman aktual, bukan spekulasi. Langkah ini merupakan bagian dari upaya penyesuaian strategis pasca-kejadian serangan drone terhadap kedutaan AS di Riyadh pada awal Maret, yang menandai awal dari gelombang serangan berkelanjutan di wilayah tersebut.
Eskalasi konflik di Yaman, khususnya dalam beberapa pekan terakhir, telah membuka front baru dalam dinamika regional yang kompleks. Serangan terhadap infrastruktur strategis di Arab Saudi menunjukkan perluasan jangkauan milisi Houthi, yang kembali memperkuat posisi militernya. Peringatan keamanan yang dikeluarkan oleh Kedutaan Besar AS di Riyadh pada 21 Oktober menekankan kemungkinan serangan lanjutan, termasuk penggunaan drone dan rudal. Kedutaan yang juga menampung kantor perwakilan CIA menjadi fokus perhatian karena sensitivitas lokasinya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Ai Lian Rayakan Ulang Tahun ke-7 dengan Perayaan Khusus di Chongqing
Panda raksasa Ai Lian merayakan ulang tahun ke-7 di Taman Tematik Locajoy, Chongqing, dengan menu spesial dan kehadiran pengunjung.
24 Oktober 2026

Militer AS Larang Taruhan Berbasis Informasi Rahasia
Menteri Perang AS melarang keras anggota militer menggunakan informasi sensitif untuk bertaruh di platform prediksi, setelah skandal keuntungan miliaran dari taruhan berbasis intelijen.
24 Oktober 2026

Iran Diklaim Perkuat Aksi Target Warga AS di Berbagai Wilayah
Intelijen AS memperingatkan peningkatan upaya Iran menargetkan warga negara Amerika di Timur Tengah dan sejumlah negara lain, menyusul meningkatnya ketegangan bilateral.
24 Oktober 2026

Jajak Pendapat Akhir Sebelum Pemilu Israel Tunjukkan Kekuatan Oposisi Melonjak
Jajak pendapat terbaru menunjukkan blok Netanyahu anjlok ke 48 kursi, sementara oposisi Yahudi naik ke 54 kursi, menandai pergeseran signifikan menjelang pemilu 27 Oktober.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

