Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

AS Pertimbangkan Gunakan Bom Raksasa untuk Tekan Iran

Pentagon sedang menyiapkan penggunaan bom konvensional terbesar, MOAB, sebagai alat tekanan strategis terhadap Iran menjelang pemilu sela AS.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 16 Oktober 2026, 12.02 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 124x dibuka
AS Pertimbangkan Gunakan Bom Raksasa untuk Tekan Iran📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Amerika Serikat kini mempertimbangkan penggunaan bom udara konvensional terbesar dalam armadanya, GBU-43/B Massive Ordnance Air Blast (MOAB), sebagai bagian dari strategi militer terhadap Iran. Rencana ini muncul dalam laporan yang mengungkapkan bahwa keputusan tersebut sedang dipertimbangkan oleh pihak militer dan kementerian pertahanan di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump, dengan potensi pelaksanaan yang digadang-gadang menjelang pemilu sela bulan November 2026.

Bom yang dikenal sebagai “Ibu dari Segala Bom” ini memiliki berat 9.800 kilogram dan panjang mencapai 9,1 meter, dilengkapi dengan sistem navigasi GPS untuk akurasi tinggi. Dalam satu ledakan, MOAB mampu melepaskan energi setara dengan sekitar 11 ton bahan peledak TNT, menjadikannya senjata paling kuat dalam kategori konvensional milik AS. Sebelumnya, senjata ini pernah digunakan dalam operasi militer di Afghanistan pada 2017.

Tujuan utama penggunaan MOAB dalam konteks ini bukan semata untuk menghancurkan target fisik, melainkan sebagai alat psikologis untuk menunjukkan kekuatan militer AS dan menciptakan efek menakutkan terhadap pasukan Iran. Dalam laporan yang dikutip, sumber dalam pemerintahan menyebut bahwa aksi semacam itu juga dimaksudkan untuk memperkuat dukungan publik dalam negeri terhadap kebijakan luar negeri Trump menjelang pemilu.

Meskipun tidak disebutkan secara rinci, target MOAB jika digunakan di wilayah Iran diprediksi akan berupa kawasan tersembunyi atau fasilitas militer yang sulit diakses secara langsung. Senjata ini dirancang untuk menghancurkan struktur besar, area terbuka yang menampung pasukan, atau posisi strategis musuh. Dengan kapasitas ledakan yang sangat besar, MOAB mampu menciptakan dampak luas tanpa memicu ledakan nuklir.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya