Asing Jual Bersih Rp1,49 Triliun, 10 Saham Ini Paling Banyak Dibuang
IHSG naik 1,12% ke level 5.387,91 meski investor asing mencatat penjualan bersih Rp1,49 triliun, dengan BBCA, BBRI, dan BMRI menjadi saham terbesar yang ditinggalkan.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 09.01 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 17x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan hari Kamis (22/10/2026) di zona positif, mencatat kenaikan 59,54 poin atau 1,12% ke level 5.387,91. Meskipun sempat melemah lebih dari 2% pada sesi awal, pergerakan indeks berbalik menguat di akhir sesi, menunjukkan ketahanan pasar meski di tengah tekanan dari aksi jual asing yang signifikan. Volume perdagangan mencapai 331,29 juta lot dengan nilai transaksi mencapai Rp15,31 triliun, menggambarkan aktivitas pasar yang cukup tinggi.
Di tengah penguatan indeks, arus modal asing tercatat sebagai pemicu ketegangan. Investor asing mencatat penjualan bersih senilai Rp1,49 triliun secara keseluruhan, termasuk Rp1,47 triliun di pasar reguler dan Rp15,82 miliar di pasar negosiasi serta tunai. Aksi jual tersebut menunjukkan ketidakpastian atau strategi penyesuaian portofolio di tengah fluktuasi eksternal. Namun, penguatan IHSG menunjukkan dominasi investor domestik yang mampu menopang pergerakan pasar.
Dari 10 saham yang paling banyak ditinggalkan asing, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menjadi yang paling besar dengan penjualan bersih mencapai Rp966,11 miliar. Disusul oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) sebesar Rp355,39 miliar dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dengan nilai Rp269,82 miliar. Sementara itu, saham sektor teknologi dan tambang seperti Indosat (ISAT), Merdeka Copper Gold (MDKA), serta Indofood (ICBP) juga turut masuk dalam daftar teratas penjualan asing.
Saham-saham seperti Adaro Andalan Indonesia (AADI), Timah (TINS), Alamtri Resources Indonesia (ADRO), dan Bank Syariah Indonesia (BRIS) masing-masing mencatat penjualan bersih di atas Rp60 miliar, menandakan aksi profit taking atau pengurangan posisi di sektor strategis. Meskipun terjadi penjualan besar-besaran, kenaikan IHSG menunjukkan bahwa sentimen pasar secara umum masih didukung oleh fundamental domestik dan pergerakan saham lain yang tetap kuat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

