Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Asing Jual Bersih Rp744 M, Tapi Ini Saham yang Dibeli Keras

Investor asing mencatat penjualan bersih Rp744,4 miliar di sesi I perdagangan Jumat, namun sejumlah emiten tetap menjadi target pembelian, terutama di sektor tambang dan properti.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 15.36 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 12x dibuka
Asing Jual Bersih Rp744 M, Tapi Ini Saham yang Dibeli Keras📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada sesi pertama perdagangan Jumat, 23 Oktober 2026, berada di level 5.446,74, naik 58,84 poin atau 1,09% dari penutupan sebelumnya. Volume perdagangan mencapai 208,68 juta lot dengan nilai transaksi mencapai Rp7,29 triliun, menunjukkan aktivitas pasar yang cukup tinggi. Meski demikian, arus modal asing secara keseluruhan masih menunjukkan tekanan jual bersih, mencapai Rp744,43 miliar. Data dari Stockbit Sekuritas mengungkapkan, pembelian asing tercatat sebesar Rp2,62 triliun, sedangkan penjualan mencapai Rp3,36 triliun, menghasilkan net foreign sell yang signifikan.

Di tengah tekanan jual umum, sejumlah saham justru menjadi sorotan pembelian asing. PT. Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) menjadi pemimpin pembelian bersih dengan nilai Rp45,88 miliar dan volume 62,14 juta saham. PT. Astra International Tbk. (ASII) menyusul dengan pembelian bersih Rp40,98 miliar dan volume 9 juta saham. Sementara itu, PT. Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) mencatat pembelian bersih Rp27,80 miliar, disusul PT. Astra Agro Lestari Tbk. (AALI) sebesar Rp27,57 miliar dan PT. Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) Rp22,51 miliar. Emiten lain yang mengalami pembelian bersih antara lain PT. Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS), PT. Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN), PT. United Tractors Tbk. (UNTR), PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF), dan PT. DMS Propertindo Tbk. (KOTA).

Di sisi lain, sektor perbankan menjadi pusat penjualan bersih asing. PT. Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menjadi saham dengan penjualan bersih terbesar, mencapai Rp251,95 miliar dengan volume 49,05 juta saham. PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menyusul dengan penjualan bersih Rp243,26 miliar dan volume 84,06 juta saham. PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) tercatat menjual bersih Rp132,84 miliar, disusul PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) sebesar Rp57,08 miliar dan PT. Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) Rp45,63 miliar. Selain perbankan, saham PT. Bumi Resources Tbk. (BUMI) menjadi yang paling banyak dilepas asing dengan nilai penjualan bersih Rp48,78 miliar dan volume 346,43 juta saham.

Saham-saham lain yang mengalami penjualan bersih signifikan antara lain PT. GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) dengan nilai Rp38,56 miliar, PT. Bukit Asam Tbk. (PTBA) Rp34,43 miliar, PT. Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) Rp30,58 miliar, dan PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) Rp28,05 miliar. Meski terjadi pembelian bersih pada sejumlah emiten, dampak negatif dari penjualan asing di sektor perbankan dan industri berat cukup besar, sehingga secara keseluruhan arus modal asing tetap berada di zona negatif pada sesi I perdagangan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya