Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Audit BPK Perkuat Tata Kelola RSUD Kendari

BPK melakukan audit kinerja terhadap RSUD Kota Kendari untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan kesehatan melalui perbaikan tata kelola dan akuntabilitas keuangan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 15.20 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 12x dibuka

Kendari, ıNarasikita - Tim Audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah resmi melakukan penilaian kinerja terhadap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan serta pemanfaatan sumber daya yang lebih efektif dalam penyelenggaraan layanan kesehatan publik. Audit ini mencakup aspek pengelolaan anggaran, pengadaan barang dan jasa, serta pelayanan pasien secara keseluruhan.

Hasil temuan audit akan menjadi dasar bagi pihak rumah sakit dan pemerintah daerah dalam menyusun rencana perbaikan sistem. Fokus utama terletak pada peningkatan tata kelola keuangan, penguatan pengawasan internal, serta penataan prosedur operasional yang lebih sesuai dengan standar nasional. Langkah ini diharapkan dapat menekan potensi penyimpangan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan publik.

Pihak RSUD Kendari menyatakan siap menerima hasil audit dan mengimplementasikan rekomendasi yang diberikan. Dalam pernyataan resmi, manajemen rumah sakit menegaskan komitmen untuk memperbaiki sistem operasional guna memastikan pelayanan yang lebih cepat, akurat, dan berbasis data. Perbaikan ini juga sejalan dengan tujuan pemerintah daerah dalam mewujudkan kesehatan berkualitas bagi seluruh warga kota.

Audit BPK ini tidak hanya menjadi evaluasi terhadap kinerja, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk transformasi tata kelola rumah sakit. Dengan pendekatan berbasis bukti dan rekomendasi teknis, kegiatan ini diharapkan menjadi acuan bagi perbaikan sistem kesehatan daerah lain di Sulawesi Tenggara. Tujuan akhirnya adalah menciptakan layanan kesehatan yang lebih efisien, inklusif, dan dapat dipertanggungjawabkan secara keuangan maupun operasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya