Senin, 12 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Auk Murat, Model Legendaris Era 80-an, Tutup Usia

Mantan model Indonesia asal Sulawesi Tenggara, Auk Murat, meninggal dunia pada Jumat (9/10), dan dimakamkan di TPU Kampung Kandang.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 12 Oktober 2026, 09.18 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
Auk Murat, Model Legendaris Era 80-an, Tutup Usia📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Mantan model asal Sulawesi Tenggara, Auk Murat, dikabarkan telah meninggal dunia pada hari Jumat, 9 Oktober. Jenazahnya kemudian dimakamkan di TPU Kampung Kandang, menandai berakhirnya perjalanan hidup seorang tokoh yang pernah menjadi ikon industri mode Tanah Air pada era 1980-an. Ia dikenal dengan nama asli Sasanti Paramita Rahayu, dan telah membawa nama Indonesia ke kancah penghargaan internasional melalui karya-karyanya di dunia permodelan.

Puncak karier Auk Murat terjadi pada 1987, saat ia meraih gelar Model Terbaik Indonesia dalam ajang Rahadian Yamin Award. Pencapaian tersebut diraih ketika usianya baru 17 tahun, menandai keberhasilan awal yang signifikan dalam dunia hiburan nasional. Penghargaan itu tidak hanya menjadi pengakuan atas bakatnya, tetapi juga mengukuhkan posisinya sebagai salah satu wajah penting dalam perkembangan industri mode Indonesia pada dekade tersebut.

Setelah mengundurkan diri dari dunia modeling, Auk Murat memilih beralih ke bidang bisnis dengan fokus pada desain sepatu. Ia menunjukkan kreativitasnya di luar panggung, membuktikan bahwa talenta tidak terbatas pada satu bidang. Selain itu, ia juga pernah menunjukkan kemampuan aktingnya dengan bermain dalam film *Bibir Mer*, karya sutradara Arifin C. Noer, yang menjadi bukti keberagaman minat dan bakatnya dalam industri kreatif.

Kematian Auk Murat menggugah duka di kalangan insan seni dan penggemar karya-karya klasik Indonesia. Ia dikenang bukan hanya sebagai sosok yang membawa warna baru dalam dunia modeling, tetapi juga sebagai perintis yang mendorong berkembangnya kreativitas lokal di ranah fashion dan perfilman. Warisan karyanya tetap menjadi bagian dari sejarah kultural Indonesia yang tak terlupakan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya