Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Avanza Kuasai Pasar MPV Murah, BYD M6 Belum Bisa Geser Posisi Puncak

Toyota Avanza menduduki peringkat pertama penjualan MPV low di Indonesia pada September 2026 dengan distribusi 3.872 unit, mengungguli BYD M6 yang baru mencatatkan 1.077 unit.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 15.27 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 60x dibuka
Avanza Kuasai Pasar MPV Murah, BYD M6 Belum Bisa Geser Posisi Puncak📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pada bulan September 2026, Toyota Avanza kembali menunjukkan dominasinya di segmen low MPV dengan mencatatkan distribusi sebanyak 3.872 unit ke seluruh jaringan dealer nasional. Angka tersebut menegaskan posisi Avanza sebagai model paling laris di kategori kendaraan keluarga berkapasitas rendah, mengungguli semua kompetitor di kelasnya. Performa ini diperkuat oleh konsistensi permintaan pasar terhadap desain, harga terjangkau, dan efisiensi bahan bakar yang telah menjadi ciri khas produk Toyota dalam kurun waktu bertahun-tahun.

Di posisi kedua, Toyota Veloz HEV menunjukkan kinerja solid dengan 2.552 unit yang didistribusikan, menunjukkan kekuatan model hybrid dalam menarik konsumen yang mencari keseimbangan antara performa dan efisiensi. Sementara itu, Hyundai Stargazer mengisi peringkat ketiga dengan 1.100 unit, hanya terpaut tipis dari BYD M6 yang mampu meraih 1.077 unit melalui kombinasi varian hybrid dan listrik. Meski mengusung teknologi elektrifikasi, BYD M6 belum mampu menembus posisi tiga besar secara signifikan.

Peringkat lima hingga delapan ditempati oleh Mitsubishi Xpander (919 unit), Daihatsu Xenia (349 unit), Suzuki Ertiga (163 unit), dan Wuling Confero (162 unit). Kedua model terakhir bersaing ketat di angka terendah, dengan selisih hanya satu unit. VinFast MPV 7 dan Limo Green mencatatkan penjualan 143 unit, menempati posisi kesembilan. Di sisi lain, Nissan Livina tidak lagi tercatat dalam data wholesales Gaikindo pada periode tersebut, menandakan penarikan dari pasar kompetitif segmen MPV murah.

Distribusi bulanan yang dirilis berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan bahwa meskipun pasar mulai mengalami transformasi menuju mobilitas ramah lingkungan, model konvensional tetap menjadi pilihan utama konsumen Indonesia. Dominasi Avanza dan Veloz menegaskan bahwa keandalan, aksesibilitas, dan reputasi merek masih menjadi pertimbangan utama, bahkan di tengah munculnya kendaraan listrik baru.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya