Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Bahlil Dorong Transaksi TEI 2026 Lewati Rp313 Triliun

Menteri ESDM dan Koordinator Hilirisasi meminta pencapaian transaksi Trade Expo Indonesia 2026 melampaui target Rp313 triliun, sekaligus mempercepat penyederhanaan prosedur ekspor.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 21.03 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 34x dibuka
Bahlil Dorong Transaksi TEI 2026 Lewati Rp313 Triliun📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menegaskan komitmen pemerintah untuk menaikkan nilai transaksi pada Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di atas angka Rp313,31 triliun, setara dengan US$17,5 miliar. Ia menekankan bahwa pencapaian ini perlu lebih tinggi dibandingkan realisasi tahun sebelumnya, yang mencapai US$22,8 miliar, meskipun target awal lebih rendah.

Pameran dagang tahunan tersebut menjadi platform strategis untuk memperluas akses pasar global, terutama bagi produk-produk unggulan Indonesia. Bahlil menyoroti jumlah peserta yang signifikan, dengan 16.885 calon pembeli terdaftar, termasuk 8.092 dari luar negeri yang berasal dari 134 negara. Menurutnya, partisipasi tinggi ini mencerminkan minat kuat dari mitra dagang internasional terhadap produk-produk lokal.

Untuk mendorong pertumbuhan ekspor, Bahlil meminta pemerintah mempercepat penyederhanaan prosedur teknis, termasuk persetujuan teknis (pertek) yang dinilai masih rumit dan menghambat mobilitas barang. Ia menekankan pentingnya memperbaiki akses pembiayaan ekspor dan asuransi dengan biaya yang terjangkau agar eksportir dapat bersaing secara global.

Ia juga menekankan perlunya pemanfaatan perjanjian perdagangan bebas yang telah berlaku secara optimal, bukan hanya sebagai formalitas penandatanganan MoU. Pemerintah diminta memastikan setiap kesepakatan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan ekspor dan lapangan kerja. Promosi produk Indonesia di pasar ekspor, termasuk pembukaan pusat promosi, juga harus ditingkatkan secara intensif.

Bahlil menyampaikan apresiasi kepada para eksportir penerima penghargaan Primaniyarta dan pembeli internasional penerima Primaduta, serta kepada kepala daerah dan perwakilan pemerintah daerah yang aktif mendorong ekspor. Ia berharap TEI 2026 dapat menjadi momentum penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui ekspansi pasar dan peningkatan nilai transaksi perdagangan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya