Bahlil Dorong Transaksi TEI 2026 Lewati Rp313 Triliun
Menteri ESDM dan Koordinator Hilirisasi meminta pencapaian transaksi Trade Expo Indonesia 2026 melampaui target Rp313 triliun, sekaligus mempercepat penyederhanaan prosedur ekspor.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 21.03 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 34x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menegaskan komitmen pemerintah untuk menaikkan nilai transaksi pada Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di atas angka Rp313,31 triliun, setara dengan US$17,5 miliar. Ia menekankan bahwa pencapaian ini perlu lebih tinggi dibandingkan realisasi tahun sebelumnya, yang mencapai US$22,8 miliar, meskipun target awal lebih rendah.
Pameran dagang tahunan tersebut menjadi platform strategis untuk memperluas akses pasar global, terutama bagi produk-produk unggulan Indonesia. Bahlil menyoroti jumlah peserta yang signifikan, dengan 16.885 calon pembeli terdaftar, termasuk 8.092 dari luar negeri yang berasal dari 134 negara. Menurutnya, partisipasi tinggi ini mencerminkan minat kuat dari mitra dagang internasional terhadap produk-produk lokal.
Untuk mendorong pertumbuhan ekspor, Bahlil meminta pemerintah mempercepat penyederhanaan prosedur teknis, termasuk persetujuan teknis (pertek) yang dinilai masih rumit dan menghambat mobilitas barang. Ia menekankan pentingnya memperbaiki akses pembiayaan ekspor dan asuransi dengan biaya yang terjangkau agar eksportir dapat bersaing secara global.
Ia juga menekankan perlunya pemanfaatan perjanjian perdagangan bebas yang telah berlaku secara optimal, bukan hanya sebagai formalitas penandatanganan MoU. Pemerintah diminta memastikan setiap kesepakatan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan ekspor dan lapangan kerja. Promosi produk Indonesia di pasar ekspor, termasuk pembukaan pusat promosi, juga harus ditingkatkan secara intensif.
Bahlil menyampaikan apresiasi kepada para eksportir penerima penghargaan Primaniyarta dan pembeli internasional penerima Primaduta, serta kepada kepala daerah dan perwakilan pemerintah daerah yang aktif mendorong ekspor. Ia berharap TEI 2026 dapat menjadi momentum penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui ekspansi pasar dan peningkatan nilai transaksi perdagangan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Rantai Pasok Tangguh Kunci Optimalisasi Nilai Mineral Kritis
Investasi terkoordinasi dan rantai pasok yang kuat menjadi kunci utama untuk mengeksploitasi nilai tambah tinggi dari mineral kritis di Indonesia.
24 Oktober 2026

Antam Siap Kelola Tambang Emas Baru di Papua
Pemerintah menutup operasional tambang emas PT Kristalin Eka Lestari di Nabire dan menyerahkan kawasan seluas 275,36 hektare kepada PT Aneka Tambang Tbk untuk pengelolaan berkelanjutan.
24 Oktober 2026

ANTAM Perkuat Fondasi Bisnis untuk Nilai Tambah Jangka Panjang
Perusahaan tambang nasional mencatatkan pertumbuhan signifikan di semester pertama 2026, dengan pendapatan Rp62,71 triliun dan laba naik 34%, seiring fokus pada hilirisasi dan optimalisasi operasional.
24 Oktober 2026

Bahlil Usung PNBP Batu Bara Rp165 T untuk Tutup Defisit BBM
Menteri ESDM membidik penerimaan negara bukan pajak dari batu bara tembus Rp165 triliun pada 2026, lebih tinggi dari target APBN, demi menopang defisit subsidi BBM.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

