Bahlil: Dua Jabatan, Satu Gaji dan Satu Anggaran
Menteri ESDM sekaligus Menko Hilirisasi dan Transisi Energi menegaskan hanya menerima satu gaji dan menggunakan anggaran tunggal dari Kementerian ESDM untuk operasional kedua jabatan.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 21.19 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa dirinya menerima hanya satu tunjangan gaji meski menjabat dua posisi strategis di pemerintahan. Ia menekankan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk mencegah pemborosan anggaran negara, sekaligus menunjukkan komitmen terhadap efisiensi dalam tata kelola pemerintahan.
Operasional Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, menurut Bahlil, sepenuhnya berjalan atas dasar anggaran yang berasal dari Kementerian ESDM. Ia menjelaskan bahwa tidak ada alokasi anggaran terpisah untuk kementerian koordinator baru ini, sehingga semua kegiatan administratif dan koordinatif dilakukan melalui satu DIPA, yaitu DIPA Menteri ESDM.
Dalam pernyataannya, Bahlil menegaskan bahwa struktur organisasi yang digunakan tidak membutuhkan tambahan birokrasi atau anggaran. Ia menekankan bahwa perbedaan utama terletak pada ruang lingkup koordinasi, bukan pada struktur administrasi atau pengelolaan keuangan. Ia menyatakan bahwa keberadaan kementerian koordinator ini bukan untuk menambah beban anggaran, melainkan untuk mempercepat sinergi antarlembaga.
Kegiatan sinkronisasi yang dilakukan Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi melibatkan sejumlah kementerian, termasuk Kementerian ESDM, Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Kementerian Perindustrian, dan instansi terkait lainnya. Tujuannya adalah mempercepat proses hilirisasi sumber daya alam dan memperkuat kedaulatan energi nasional melalui koordinasi yang lebih terpadu.
Bahlil juga menyampaikan bahwa seluruh penghasilan dan dana operasional yang diterimanya sejak menjabat sebagai menteri selalu disisihkan untuk kegiatan sosial, termasuk bantuan kepada keluarga, adik-adik, dan masyarakat yang membutuhkan. Ia menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari prinsip pribadinya, yang tidak memandang jabatan sebagai ajang pencarian keuntungan pribadi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Siap Raih Ekspor Nikel US$40 Miliar pada 2026
Proyeksi nilai ekspor hasil hilirisasi nikel mencapai US$38–40 miliar pada 2026, setara Rp679,2 triliun, didorong kebijakan larangan ekspor bijih mentah dan pembangunan smelter dalam negeri.
7 Oktober 2026

Pemerintah Tegas Atur Penggunaan Kontraktor Lokal di Sektor Pertambangan
Aturan baru dari Kementerian ESDM wajibkan perusahaan tambang utamakan kontraktor lokal, menghentikan monopoli dan memperkuat ekonomi daerah.
7 Oktober 2026

Penghargaan Energi Subroto 2026 Dorong Kontribusi Nyata di Sektor ESDM
Penghargaan Energi Subroto 2026 kembali digelar sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi konkret di bidang energi dan sumber daya mineral, dengan lima kelompok kategori dan penilaian berbasis dampak.
7 Oktober 2026

Bahlil Konfirmasi Kemenperin Masuk Lingkup Hilirisasi
Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia menyatakan Kementerian Perindustrian kemungkinan besar akan berada di bawah naungannya, sejalan dengan upaya optimalisasi nilai tambah sumber daya nasional.
7 Oktober 2026
Berita Lainnya

Data Center AI Harus Seimbangkan Kebutuhan Publik dan Digital
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.22 WITA

Haji 2027: Biaya Pelunasan Turun Jadi Rp23 Juta Berkat Subsidi
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.22 WITA

550 WNI Ditahan di Kamboja Usai Operasi Anti-Penipuan Online
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.22 WITA

Mendagri Hadiri Taklimat Presiden untuk Perwira Tinggi TNI-Polri
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.21 WITA

Indonesia Kaya Gas, Tapi Masih Impor LPG
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.21 WITA

IMF Beri Pinjaman US$189 Juta untuk Atasi Krisis Ekonomi Papua Nugini
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.21 WITA

Ibu Rumah Tangga Palembang Kembangkan Usaha dari Modal Rp2 Juta
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.21 WITA

IPOT X Revolusi Baru di Dunia Investasi Berbasis AI
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.21 WITA

