Rabu, 7 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Bahlil: Dua Jabatan, Satu Gaji dan Satu Anggaran

Menteri ESDM sekaligus Menko Hilirisasi dan Transisi Energi menegaskan hanya menerima satu gaji dan menggunakan anggaran tunggal dari Kementerian ESDM untuk operasional kedua jabatan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 21.19 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Bahlil: Dua Jabatan, Satu Gaji dan Satu Anggaran📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa dirinya menerima hanya satu tunjangan gaji meski menjabat dua posisi strategis di pemerintahan. Ia menekankan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk mencegah pemborosan anggaran negara, sekaligus menunjukkan komitmen terhadap efisiensi dalam tata kelola pemerintahan.

Operasional Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, menurut Bahlil, sepenuhnya berjalan atas dasar anggaran yang berasal dari Kementerian ESDM. Ia menjelaskan bahwa tidak ada alokasi anggaran terpisah untuk kementerian koordinator baru ini, sehingga semua kegiatan administratif dan koordinatif dilakukan melalui satu DIPA, yaitu DIPA Menteri ESDM.

Dalam pernyataannya, Bahlil menegaskan bahwa struktur organisasi yang digunakan tidak membutuhkan tambahan birokrasi atau anggaran. Ia menekankan bahwa perbedaan utama terletak pada ruang lingkup koordinasi, bukan pada struktur administrasi atau pengelolaan keuangan. Ia menyatakan bahwa keberadaan kementerian koordinator ini bukan untuk menambah beban anggaran, melainkan untuk mempercepat sinergi antarlembaga.

Kegiatan sinkronisasi yang dilakukan Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi melibatkan sejumlah kementerian, termasuk Kementerian ESDM, Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Kementerian Perindustrian, dan instansi terkait lainnya. Tujuannya adalah mempercepat proses hilirisasi sumber daya alam dan memperkuat kedaulatan energi nasional melalui koordinasi yang lebih terpadu.

Bahlil juga menyampaikan bahwa seluruh penghasilan dan dana operasional yang diterimanya sejak menjabat sebagai menteri selalu disisihkan untuk kegiatan sosial, termasuk bantuan kepada keluarga, adik-adik, dan masyarakat yang membutuhkan. Ia menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari prinsip pribadinya, yang tidak memandang jabatan sebagai ajang pencarian keuntungan pribadi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya