Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Bank Mandiri Manfaatkan Kebijakan DHE SDA untuk Perkuat Likuiditas Valas

Kebijakan DHE SDA tahun 2026 menjadi peluang strategis bagi Bank Mandiri dalam pertumbuhan dana pihak ketiga valas dan pendampingan eksportir.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 21.22 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 35x dibuka
Bank Mandiri Manfaatkan Kebijakan DHE SDA untuk Perkuat Likuiditas Valas📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Bank Mandiri secara resmi menyambut kebijakan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) yang ditegaskan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2026. Kebijakan ini diharapkan menjadi landasan penting dalam memperkuat retensi devisa domestik, sekaligus mendukung stabilitas sistem keuangan nasional di tengah dinamika ekonomi global yang cenderung tidak menentu. Dengan adanya aturan baru, bank berharap dapat lebih optimal dalam menopang arus valuta asing yang berputar di dalam negeri.

Direktur Risk Management Bank Mandiri, Danis Subyantoro, menegaskan bahwa kebijakan ini membuka ruang signifikan bagi pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) dalam valuta asing. Ia menyoroti potensi peningkatan likuiditas valas domestik serta stabilitas nilai tukar rupiah, terutama dalam kondisi ketidakpastian eksternal yang bisa memicu lonjakan permintaan devisa dan fluktuasi arus modal. Menurutnya, kebijakan ini tidak hanya berdampak pada kestabilan makro, tetapi juga memberi ruang bagi bank untuk memperluas layanan keuangan kepada eksportir.

Hingga akhir September 2026, Bank Mandiri mencatat penempatan dana dari DHE SDA mencapai Rp84,3 triliun. Angka ini menunjukkan pertumbuhan year-on-year sebesar 236%, mencerminkan tingginya minat pelaku usaha dalam memanfaatkan mekanisme pengelolaan devisa yang diperkuat oleh regulasi baru. Danis menekankan bahwa pertumbuhan ini tidak hanya refleksi kepercayaan nasabah terhadap institusi, tetapi juga indikator konsistensi bank dalam mendukung kebijakan pemerintah yang berorientasi pada kemandirian ekonomi.

Bank Mandiri menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pendampingan menyeluruh kepada eksportir, mulai dari pencairan hasil ekspor hingga pembiayaan operasional. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun ekosistem bisnis yang kuat dan berkelanjutan. Di masa depan, bank akan memperkuat kolaborasi dengan pelaku usaha guna memastikan pengelolaan DHE SDA berjalan efisien dan mendukung pertumbuhan perusahaan nasional.

Dengan semakin aktifnya aktivitas nasabah, Bank Mandiri yakin dapat mendorong pertumbuhan DPK valas, meningkatkan pendapatan transaksi, serta memperkuat posisi likuiditas valuta asing di dalam negeri. Langkah ini sejalan dengan tujuan strategis pemerintah dalam memperkuat perekonomian nasional melalui pengelolaan devisa yang lebih efektif dan inklusif.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya