Bank Mandiri Manfaatkan Kebijakan DHE SDA untuk Perkuat Likuiditas Valas
Kebijakan DHE SDA tahun 2026 menjadi peluang strategis bagi Bank Mandiri dalam pertumbuhan dana pihak ketiga valas dan pendampingan eksportir.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 21.22 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 35x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Bank Mandiri secara resmi menyambut kebijakan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) yang ditegaskan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2026. Kebijakan ini diharapkan menjadi landasan penting dalam memperkuat retensi devisa domestik, sekaligus mendukung stabilitas sistem keuangan nasional di tengah dinamika ekonomi global yang cenderung tidak menentu. Dengan adanya aturan baru, bank berharap dapat lebih optimal dalam menopang arus valuta asing yang berputar di dalam negeri.
Direktur Risk Management Bank Mandiri, Danis Subyantoro, menegaskan bahwa kebijakan ini membuka ruang signifikan bagi pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) dalam valuta asing. Ia menyoroti potensi peningkatan likuiditas valas domestik serta stabilitas nilai tukar rupiah, terutama dalam kondisi ketidakpastian eksternal yang bisa memicu lonjakan permintaan devisa dan fluktuasi arus modal. Menurutnya, kebijakan ini tidak hanya berdampak pada kestabilan makro, tetapi juga memberi ruang bagi bank untuk memperluas layanan keuangan kepada eksportir.
Hingga akhir September 2026, Bank Mandiri mencatat penempatan dana dari DHE SDA mencapai Rp84,3 triliun. Angka ini menunjukkan pertumbuhan year-on-year sebesar 236%, mencerminkan tingginya minat pelaku usaha dalam memanfaatkan mekanisme pengelolaan devisa yang diperkuat oleh regulasi baru. Danis menekankan bahwa pertumbuhan ini tidak hanya refleksi kepercayaan nasabah terhadap institusi, tetapi juga indikator konsistensi bank dalam mendukung kebijakan pemerintah yang berorientasi pada kemandirian ekonomi.
Bank Mandiri menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pendampingan menyeluruh kepada eksportir, mulai dari pencairan hasil ekspor hingga pembiayaan operasional. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun ekosistem bisnis yang kuat dan berkelanjutan. Di masa depan, bank akan memperkuat kolaborasi dengan pelaku usaha guna memastikan pengelolaan DHE SDA berjalan efisien dan mendukung pertumbuhan perusahaan nasional.
Dengan semakin aktifnya aktivitas nasabah, Bank Mandiri yakin dapat mendorong pertumbuhan DPK valas, meningkatkan pendapatan transaksi, serta memperkuat posisi likuiditas valuta asing di dalam negeri. Langkah ini sejalan dengan tujuan strategis pemerintah dalam memperkuat perekonomian nasional melalui pengelolaan devisa yang lebih efektif dan inklusif.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026

Program Satu Orang Satu Rekening Siap Diluncurkan 2026
Pemerintah menyiapkan regulasi untuk program rekening gratis bagi warga usia 17 tahun ke atas dari desil satu hingga empat, dengan target mulai berjalan November atau Desember 2026.
24 Oktober 2026

Laba ADHI Melonjak 247% di Kuartal III, Didorong Efisiensi Biaya
Perusahaan konstruksi milik negara mencatat kenaikan laba bersih 247% pada kuartal ketiga tahun ini, didorong penurunan biaya operasional dan efisiensi pengelolaan keuangan.
24 Oktober 2026

Fadli Zon Soroti Kekhawatiran Reformasi Bursa Pasca Anjloknya IHSG
Menteri Kebudayaan menegaskan anjloknya IHSG bukan cerminan kondisi ekonomi riil, melainkan tanda perlu reformasi struktural di pasar modal.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya
Ai Lian Rayakan Ulang Tahun ke-7 dengan Perayaan Khusus di Chongqing
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.34 WITA

16 Wilayah Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Hari Ini
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.34 WITA

Musim Hujan 2026/2027 Tiba Lebih Lambat, BMKG Peringatkan Potensi Bencana
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.33 WITA

NASA Tancap Gas untuk Misi Pendaratan Manusia di Bulan 2028
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.33 WITA

PLN Gelar Diskon Tambah Daya 50% Hingga 4 November
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.33 WITA

Presiden Korea Selatan Buka Pintu Debat Politik Lewat AI
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.33 WITA

IKN Tandatangani Kerja Sama Rp4 Triliun untuk Percepatan Pembangunan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.33 WITA

Filipina Perkuat Perlindungan Pekerja dari Panas Ekstrem
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.33 WITA

