Banyak Penumpang Pilih Dengarkan Musik Ketimbang Ngobrol di Pesawat
Survei menunjukkan mayoritas penumpang lebih memilih menjaga jarak dan menikmati penerbangan sendiri daripada mengobrol dengan orang asing di sebelah.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 17.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 6x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Sebanyak 59 persen dari 3.127 responden yang ikut dalam survei memilih tidak berbicara dengan penumpang lain yang duduk di sebelahnya saat terbang. Pilihan ini didorong oleh keinginan untuk menjaga privasi dan menghindari interaksi yang tidak diinginkan, terutama dalam penerbangan jarak jauh yang berlangsung berjam-jam. Banyak dari mereka memilih menggunakan waktu tersebut untuk menikmati hiburan pribadi seperti film, musik, atau membaca buku tanpa gangguan.
Kondisi tempat duduk yang sempit, terutama di kelas ekonomi, membuat ruang gerak terbatas dan menambah ketidaknyamanan jika terjadi percakapan yang berlangsung lama. Bagi sebagian penumpang, duduk di kursi tengah atau di antara orang lain memperkuat keinginan untuk tidak memulai obrolan. Bahkan, sapaan ringan pun tidak selalu berakhir dengan percakapan panjang, karena kebanyakan menginginkan ketenangan selama perjalanan.
Di sisi lain, 41 persen responden memilih untuk berbincang, menunjukkan bahwa sebagian besar penumpang tetap terbuka terhadap interaksi sosial di udara. Beberapa menyebut obrolan singkat tentang tujuan perjalanan atau pengalaman terbang bisa menjadi momen yang menyenangkan dan menghangatkan suasana. Namun, kebanyakan mengakui bahwa percakapan tidak selalu mengalir lancar dan bisa berubah menjadi beban jika terus berlanjut.
Hasil survei ini menggambarkan preferensi yang jelas: sebagian besar penumpang lebih menghargai ruang pribadi saat terbang. Meski interaksi dengan orang asing tidak sepenuhnya dihindari, kebanyakan memilih tidak memulai percakapan, terutama jika tidak ada alasan khusus. Ini mencerminkan budaya perjalanan modern yang menekankan privasi dan kenyamanan pribadi dalam ruang terbatas.
Penerbangan yang panjang menjadi momen untuk melepas stres, bukan menambah beban interaksi. Dengan menghindari obrolan yang tidak perlu, penumpang bisa fokus pada istirahat atau hiburan pribadi. Hasil ini juga menunjukkan bahwa dalam konteks transportasi udara, kesadaran terhadap batasan ruang dan waktu menjadi penting dalam menentukan cara berinteraksi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

ATEEZ Umumkan Kembalinya pada November 2026 Lewat Teaser Misterius
Grup Kpop ATEEZ mengumumkan comeback resmi pada November 2026 melalui teaser pertama yang penuh misteri dan memicu spekulasi di kalangan penggemar.
8 Oktober 2026

North West Tancap Gas di Dunia Musik, Orang Tua Tetap Awasi Langkahnya
Anak sulung Kim Kardashian, North West, mulai menapaki karier musik dengan konser pertama dan rilis EP, namun orang tua tetap selektif dalam menanggapi tawaran publik.
8 Oktober 2026

KPop Demon Hunters Pertahankan Tempat di Top 10 Netflix Selama 67 Pekan
Film animasi KPop Demon Hunters berhasil bertahan di jajaran film paling banyak ditonton Netflix hingga pekan ke-67, menunjukkan daya tarik global yang konsisten.
8 Oktober 2026

Olivia Dean Bawa Pesona Musiknya ke Jakarta Januari 2027
Penyanyi Inggris Olivia Dean resmi ditunjuk sebagai headliner Lalala Fest 2027 yang akan berlangsung di tiga kota, termasuk Jakarta pada 17 Januari.
8 Oktober 2026
Berita Lainnya

Bechi Kembali Dibui Setelah Bebas Bersyarat Dicabut
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.52 WITA

IHSG Melemah Akibat Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.52 WITA

KPK Periksa Empat Saksi Terkait Kasus Korupsi di BPN
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.52 WITA

KNMP Sungai Padang Segera Beroperasi, Fokus Perkuat Ekonomi Nelayan
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.51 WITA

Pengamat Hukum Soroti Penerapan RJ pada Kasus Narkoba Anggota DPRD
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.51 WITA

KPK Periksa Belasan Swasta dan ASN Terkait Kasus Suap Bupati Langkat
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.51 WITA

Surabaya Perluas Bopda untuk Ponpes, Dorong Keadilan Pendidikan
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.50 WITA

Pertumbuhan Ekonomi Tidak Cukup Tanpa Keadilan Sosial
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.50 WITA

