Bass Persuades Catat Rekor Penurunan Terparah di Billboard 200
Album terbaru Miley Cyrus, Bass Persuades, mencatatkan penurunan posisi paling drastis dalam sejarah Billboard 200, anjlok dari puncak ke urutan 157 dalam dua pekan.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 11 Oktober 2026, 12.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Album terbaru Miley Cyrus, Bass Persuades, berhasil mencatatkan rekor penurunan paling tajam dalam sejarah tangga album Billboard 200, setelah sepekan pertama berada di posisi teratas, pekan kedua langsung merosot ke peringkat 157. Fenomena ini menggantikan klaim sebelumnya yang menyebutkan bahwa album Bon Jovi, This House Is Not for Sale, pernah mengalami penurunan terburuk, yang ternyata tidak akurat secara data. Fakta menunjukkan bahwa album Bon Jovi justru hanya turun ke posisi 43 pada pekan kedua, bukan 169 seperti yang sempat diberitakan.
Penurunan ekstrem tersebut terjadi karena strategi penjualan bundling tiket konser yang kini telah dilarang oleh Luminate dan Billboard, sehingga tidak dapat digunakan lagi sebagai metode promosi. Rekor serupa juga pernah terjadi pada album mixtape Travis Scott, Days Before Rodeo, yang sempat masuk puncak karena pengiriman massal piringan hitam secara retrospektif, tetapi tidak relevan dengan dinamika pasar saat ini. Album Natal Elvis Presley era 1950-an juga tidak dapat dijadikan pembanding karena hanya memiliki 25 posisi dalam tangga album saat itu.
Analisis musik menyebutkan bahwa performa Bass Persuades terganggu oleh minimnya single kuat yang mampu bersaing di pasar. Lagu utama dari album ini hanya mampu menempati posisi 35 di Billboard Hot 100 saat peluncuran, menunjukkan daya tarik yang terbatas. Selain itu, judul dan single perdana tidak mencerminkan keseluruhan arah musik album yang sebenarnya lebih beragam, bukan dominan dance-pop seperti yang diperkirakan publik.
Untuk memperbaiki momentum, Miley Cyrus segera merilis video musik untuk lagu *Different Religion* sebagai upaya promosi lanjutan. Meski pencapaian album di tangga album mengecewakan, daya tariknya di panggung tetap kuat. Dua pertunjukan khusus di Hollywood Bowl pada 16 dan 18 Oktober mendatang ludes terjual hanya dalam waktu 10 menit setelah tiket dibuka tiga pekan sebelumnya, menunjukkan bahwa antusiasme audiens terhadap performa langsung tetap tinggi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Tolak Masuk Artis Dukung Israel
Pemerintah Indonesia menolak permohonan visa bagi artis yang dianggap mendukung Israel, termasuk Israel Houghton dan Andrea Bocelli, berdasarkan prinsip keberpihakan terhadap Palestina.
11 Oktober 2026

Avenged Sevenfold Hadirkan Kenangan dalam Konser di Jakarta
Band metal legendaris Avenged Sevenfold sukses memukau penonton di Jakarta International Stadium dengan penampilan penuh energi dan tribut untuk almarhum drummer mereka.
11 Oktober 2026

Konser A7X Hentak Jakarta, Sushi di Bus Jepang Jadi Wisata Unik
Avenged Sevenfold menggemparkan Jakarta lewat konser di JIS, sementara Jepang memperkenalkan bus wisata berisi restoran sushi bergerak.
11 Oktober 2026

Panduan Evakuasi Penonton Konser A7X di JIS
Pengelola JIS rilis aturan keluar pasca-konser Avenged Sevenfold, sesuaikan operasional transportasi dan akses pintu untuk antisipasi kerumunan.
10 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pertamina Dorong Pemulihan Ekonomi Perajin Tenun Sade
Minggu, 11 Oktober 2026, 12.28 WITA

Aksi Massal Tuntut Mundur Ketua KPU, Puluhan Ditangkap
Minggu, 11 Oktober 2026, 12.26 WITA

El-Sisi Bertemu Prabowo di Istana, Bahas Kerja Sama Strategis
Minggu, 11 Oktober 2026, 12.26 WITA

Adidas Gugat White Fox atas Desain Garis Empat
Minggu, 11 Oktober 2026, 12.25 WITA

Data Center AI dan Tekanan Air: Tantangan Infrastruktur di Tengah Ekspansi Digital
Minggu, 11 Oktober 2026, 12.25 WITA

Liang Wenfeng, Pendiri DeepSeek, Kaya Raya dari AI Canggih
Minggu, 11 Oktober 2026, 12.24 WITA

Shadow Punisher Usut Kematian Pangeran dalam Konspirasi Istana
Minggu, 11 Oktober 2026, 12.24 WITA

Anwar Ibrahim Tetapkan Upah Minimum Baru Rp8,7 Juta Mulai 2027
Minggu, 11 Oktober 2026, 12.07 WITA

