Bayern vs Arsenal: Duel Kandang Lawan Tantangan
Laga krusial di Allianz Arena antara Bayern Munchen dan Arsenal menjadi ujian bagi performa kandang dan formasi tim tamu dalam laga Liga Champions.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 21.08 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 55x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Bayern Munchen siap menyambut Arsenal dalam pertandingan matchday ketiga Liga Champions, yang digelar Kamis (22/10) dini hari WIB di markas mereka, Allianz Arena. Tim asuhan Hansi Flick datang dengan momentum positif setelah meraih kemenangan telak 6-1 atas RB Leipzig dalam laga terakhir di Bundesliga. Kemenangan itu menjadi penguat moral, menyusul hasil imbang 3-3 dalam pertemuan sebelumnya melawan Viking FK di ajang yang sama.
Sebelumnya, Bayern juga memulai perjalanan di Liga Champions dengan kemenangan 5-0 atas Bodo/Glimt, menjadikan mereka satu-satunya tim tak terkalahkan dari lima liga elite Eropa. Rekor kandang mereka pun sangat kuat, tak terkalahkan dalam 39 pertandingan sejak 2013, sebuah catatan yang menjadi modal penting di laga ini.
Namun, Arsenal datang dengan kepercayaan diri tinggi. Tim asuhan Mikel Arteta baru saja menang 3-0 atas Lille di matchday kedua, menunjukkan kekuatan defensif dan efisiensi serangan. Sebagai finalis musim lalu, The Gunners dianggap punya potensi besar untuk mengejutkan raksasa Jerman. Mereka juga memiliki rekam jejak positif dalam pertemuan sebelumnya, dengan kemenangan 3-1 atas Bayern pada musim sebelumnya.
Prediksi pertandingan beragam, namun mayoritas menilai laga akan berjalan ketat. Beberapa analis memperkirakan skor imbang 2-2 atau 3-3, menekankan potensi gol dari situasi bola mati. Sementara lainnya menilai Bayern tetap unggul karena keunggulan kandang dan dukungan suporter, meski dengan skor tipis 2-1 atau 3-2. Absennya Michael Olise serta cedera beberapa pemain kunci seperti Joshua Kimmich dan Jamal Musiala menjadi pertimbangan bagi tim tuan rumah, yang harus menghadapi tim tamu yang siap bermain dengan disiplin tinggi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Veda Ega Ukir Sejarah dengan Pole Pertama di Moto3 Australia
Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama mencatatkan sejarah sebagai rider pertama asal Tanah Air yang meraih posisi terdepan dalam kualifikasi Moto3 Australia 2026.
24 Oktober 2026

Veda Ega Catat Sejarah, Raih Pole Position Pertama di Moto3
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, mencatat sejarah sebagai rider pertama dari nusantara yang meraih posisi terdepan dalam kualifikasi Moto3 di Phillip Island, Australia.
24 Oktober 2026

Audero Siap Perkuat Rayo Hadapi Elche
Kiper Timnas Indonesia Emil Audero siap tampil lagi saat Rayo Vallecano menjamu Elche dalam lanjutan La Liga, dengan target menjaga konsistensi pertahanan dan bantu tim raih poin penuh.
24 Oktober 2026

Martin Mundur dari MotoGP Australia Akibat Cedera Tangan
Pembalap Aprilia, Jorge Martin, menarik diri dari balapan MotoGP Australia 2026 setelah mengalami retak tulang pergelangan tangan kanan akibat kecelakaan di Sprint Race.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

