Ben Affleck Soroti Etika Penggunaan AI dalam Sinema
Aktor dan sutradara Ben Affleck menegaskan pendekatan etis dalam pemanfaatan kecerdasan buatan di industri film, dengan menekankan perlindungan hak kreator dan kualitas karya manusiawi.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 4 Oktober 2026, 21.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Ben Affleck mengungkapkan filosofi khusus dalam penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam proses produksi film, menekankan pentingnya menjaga integritas kreatif dan hak cipta. Ia menyatakan bahwa pendekatannya bersifat minimalis dan selektif, dengan menolak penggunaan teknologi yang dilatih dari karya berhak cipta atau hasil kerja seniman lain. Untuk itu, ia membangun dataset khusus yang tidak mengandalkan ekstraksi dari sumber eksternal, sehingga memastikan AI tidak meniru karya manusia secara langsung.
Menurut Affleck, teknologi bukanlah alat untuk menggantikan kreator, melainkan pendukung proses kreatif yang tetap mengutamakan peran manusia. Ia menolak gagasan film yang dihasilkan hanya dengan mengetik instruksi, karena menurutnya pendekatan semacam itu justru merusak nilai estetika dan emosional dari sebuah karya. Ia menekankan bahwa industri film harus aktif mengawal penggunaan AI agar tidak dikuasai oleh perusahaan teknologi yang tidak peduli terhadap komunitas kreatif.
Dalam konteks praktis, Affleck mencontohkan kolaborasi dengan Netflix, yang memberikan akses terbatas dan transparan terhadap alat berbasis AI. Teknologi tersebut digunakan sebagai alat pascaproduksi, bukan untuk menciptakan karakter fiktif atau menggantikan aktor secara utuh. Ia menegaskan bahwa keberhasilan teknologi seperti ini diukur dari ketidakterlihatannya—jika penonton sadar AI digunakan, berarti prosesnya gagal, sama seperti efek visual yang terlalu mencolok.
Film terbarunya, *Animals*, menjadi bukti nyata dari penerapan pendekatan tersebut. Sebagai sutradara, penulis skenario, dan pemeran utama, Affleck menyebut film ini sebagai contoh bagaimana AI bisa digunakan secara etis untuk mendukung narasi yang dalam dan kental akan dimensi manusiawi. Ia juga mengungkapkan bahwa perusahaannya, InterPositive, telah diakuisisi oleh Netflix pada awal 2026 dengan nilai mendekati 600 juta dolar AS, menunjukkan minat besar terhadap inovasi yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.
Affleck menegaskan bahwa AI memiliki keterbatasan mendasar yang sering diabaikan, seperti tidak memiliki empati, tidak memahami konteks, dan bukan kecerdasan super. Ia menilai bahwa isu kecerdasan buatan sering dibesar-besarkan tanpa mempertimbangkan batasan teknis dan etika. Baginya, kunci keberhasilan teknologi adalah ketika digunakan oleh mereka yang benar-benar memahami proses kreatif—bukan oleh perusahaan yang hanya mengejar efisiensi tanpa nilai.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Kota Berbasis AI dan Nilai Lokal Hadir di Bali
Kolaborasi UID Bali Campus dengan Tsinghua Southeast Asia Center menghadirkan konsep kota pintar yang menggabungkan kecerdasan buatan dan prinsip Tri Hita Karana untuk kesejahteraan masyarakat.
4 Oktober 2026

Teknologi Pengereman ABS Jadi Kunci Turunkan Kematian Lalu Lintas
Riset ITB menyoroti peran ABS pada sepeda motor sebagai solusi krusial untuk mencapai target pemerintah memangkas kematian akibat kecelakaan hingga 2030.
4 Oktober 2026

Indonesia Incar Teknologi Norwegia untuk Perluas PLTA
Pemerintah berencana memperkuat pembangkit listrik tenaga air dengan mengadopsi teknologi dan pengalaman Norwegia yang mengandalkan air sebagai sumber utama listrik.
4 Oktober 2026

Singapura Gunakan Algoritma Nobel untuk Pasangan Pegawai Negeri
Pemerintah Singapura meluncurkan aplikasi FirstDate berbasis algoritma Nobel untuk bantu pegawai lajang temukan pasangan stabil, dengan tujuan mengurangi kejenuhan kencan digital dan mendukung hubungan bermakna.
4 Oktober 2026
Berita Lainnya

Wabup Nagekeo Meninggal Usai Pantau Perbaikan Jalan Rusak
Minggu, 4 Oktober 2026, 21.30 WITA

EJIF 2026 Torehkan Rp2,4 Triliun dari 12 Komitmen Investasi
Minggu, 4 Oktober 2026, 21.29 WITA

Pengawasan WNA di Tangerang Diperketat Pasca Temuan Pelanggaran Izin
Minggu, 4 Oktober 2026, 21.29 WITA

Warga Badui Ajak Pemerintah Jaga Hutan untuk HUT Banten ke-26
Minggu, 4 Oktober 2026, 21.29 WITA

Teh Jahe Hangat Bantu Legakan Perut Kembung Malam Hari
Minggu, 4 Oktober 2026, 21.28 WITA

Manager Fox Ajukan Permohonan Putar Film di Istana
Minggu, 4 Oktober 2026, 21.28 WITA

Marinir AS Ditahan Terkait Pembunuhan dan Pencurian di Okinawa
Minggu, 4 Oktober 2026, 21.28 WITA

Hekente Wakatobi: Perempuan Jaga Budaya Bahari dengan Tradisi Menjaring Ikan
Minggu, 4 Oktober 2026, 21.28 WITA

