BI Naikkan Suku Bunga Deposit Facility Jadi 5%
Bank Indonesia memutuskan menaikkan suku bunga Deposit Facility menjadi 5% sambil mempertahankan BI rate di 5,75% untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 15.36 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 23x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Bank Indonesia memutuskan menaikkan suku bunga Deposit Facility menjadi 5% dalam rapat Dewan Gubernur, sementara suku bunga acuan atau BI rate dipertahankan pada level 5,75%. Keputusan ini diambil dalam pertemuan yang berlangsung pada Rabu, 21 Oktober 2026, sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi makro di tengah tekanan eksternal yang terus berlanjut.
Gubernur BI, Destry Damayanti, menegaskan bahwa kenaikan Deposit Facility merupakan langkah strategis dalam menjaga ketahanan eksternal dan memperkuat daya tahan rupiah terhadap fluktuasi pasar global. Ia menekankan bahwa kebijakan moneter tetap konsisten, dengan fokus pada pengendalian inflasi dan penguatan posisi neraca pembayaran.
Sementara itu, suku bunga Lending Facility dipertahankan pada level 6,5%. Dengan struktur ini, BI memperkuat insentif bagi bank untuk menahan likuiditas dan memitigasi risiko penurunan nilai tukar rupiah. Langkah ini juga diharapkan dapat menopang kepercayaan pasar terhadap stabilitas sistem keuangan nasional.
Hasil survei yang dilakukan oleh CNBC Indonesia Research terhadap 13 lembaga keuangan menunjukkan dominasi proyeksi kenaikan suku bunga. Sebanyak 10 institusi memperkirakan BI rate akan naik 25 basis poin menjadi 6,00%, sementara tiga lainnya memperkirakan tetap pada level 5,75%. Meski demikian, keputusan BI tetap menunjukkan konsistensi dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan stabilitas harga.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

