Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BI Naikkan Suku Bunga Deposit Facility Jadi 5%

Bank Indonesia memutuskan menaikkan suku bunga Deposit Facility menjadi 5% sambil mempertahankan BI rate di 5,75% untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 15.36 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 23x dibuka
BI Naikkan Suku Bunga Deposit Facility Jadi 5%📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Bank Indonesia memutuskan menaikkan suku bunga Deposit Facility menjadi 5% dalam rapat Dewan Gubernur, sementara suku bunga acuan atau BI rate dipertahankan pada level 5,75%. Keputusan ini diambil dalam pertemuan yang berlangsung pada Rabu, 21 Oktober 2026, sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi makro di tengah tekanan eksternal yang terus berlanjut.

Gubernur BI, Destry Damayanti, menegaskan bahwa kenaikan Deposit Facility merupakan langkah strategis dalam menjaga ketahanan eksternal dan memperkuat daya tahan rupiah terhadap fluktuasi pasar global. Ia menekankan bahwa kebijakan moneter tetap konsisten, dengan fokus pada pengendalian inflasi dan penguatan posisi neraca pembayaran.

Sementara itu, suku bunga Lending Facility dipertahankan pada level 6,5%. Dengan struktur ini, BI memperkuat insentif bagi bank untuk menahan likuiditas dan memitigasi risiko penurunan nilai tukar rupiah. Langkah ini juga diharapkan dapat menopang kepercayaan pasar terhadap stabilitas sistem keuangan nasional.

Hasil survei yang dilakukan oleh CNBC Indonesia Research terhadap 13 lembaga keuangan menunjukkan dominasi proyeksi kenaikan suku bunga. Sebanyak 10 institusi memperkirakan BI rate akan naik 25 basis poin menjadi 6,00%, sementara tiga lainnya memperkirakan tetap pada level 5,75%. Meski demikian, keputusan BI tetap menunjukkan konsistensi dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan stabilitas harga.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya