BI Pertahankan BI Rate 5,75% di Tengah Tekanan Eksternal
Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan di 5,75% pada Oktober 2026 untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan inflasi.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 15.36 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 24x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan, atau BI Rate, pada level 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang berlangsung pada 20–21 Oktober 2026. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya strategis menjaga keseimbangan ekonomi domestik di tengah dinamika tekanan eksternal yang terus berlanjut. Selain itu, suku bunga lending facility tetap dipertahankan di angka 6,5%, sementara suku bunga deposit facility dinaikkan menjadi 5% guna menstimulasi penyerapan dana dari sektor perbankan.
Gubernur BI, Destry Damayanti, menegaskan bahwa kebijakan moneter yang dipertahankan ini bertujuan untuk menjaga ketahanan eksternal, menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, serta memastikan inflasi tetap berada dalam target yang ditetapkan untuk periode 2026–2027. Ia menekankan bahwa keputusan tersebut bukan hasil dari kenaikan atau penurunan suku bunga, melainkan bagian dari pendekatan berkelanjutan dalam menghadapi volatilitas pasar global dan fluktuasi arus modal.
Untuk mendukung stabilitas sistem keuangan, BI memperkuat kebijakan insentif melalui instrumen seperti Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) dan fasilitas hedging. Langkah ini dirancang untuk memperkuat pasar uang dan pasar valuta asing (PUVA), sekaligus mendorong masuknya modal asing secara lebih terarah dan stabil. Penguatan instrumen ini diharapkan dapat memperkuat posisi rupiah di pasar internasional dan mengurangi risiko gejolak akibat pergerakan nilai tukar yang tidak terkendali.
Dalam paparannya, Destry menegaskan bahwa BI akan terus memantau perkembangan ekonomi global secara intensif, termasuk tren suku bunga dunia, kenaikan harga komoditas, dan dinamika kebijakan moneter negara maju. Dengan demikian, bank sentral siap mengambil langkah-langkah proaktif jika diperlukan. Tujuan utama tetap pada menjaga keseimbangan antara stabilitas nilai tukar, kendali inflasi, dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

