Billy Joel Hentikan Aktivitas Berkendara dan Manggung karena Penyakit Otak Langka
Musisi legendaris Billy Joel menghentikan aktivitas mengemudi dan tampil di panggung akibat diagnosis normal pressure hydrocephalus yang memengaruhi fungsi kognitif dan sensoriknya.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 09.18 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 47x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Billy Joel, musisi berusia 77 tahun, mengungkapkan secara terbuka bahwa ia kini tidak diperbolehkan mengemudi maupun tampil dalam pertunjukan konser akibat kondisi medis langka yang dideritanya. Diagnosis normal pressure hydrocephalus (NPH) yang ditegakkan pada 2025 menyebabkan penumpukan cairan serebrospinal di otak, yang berdampak pada keseimbangan, koordinasi, dan daya tahan mental. Ia menjalani serangkaian pemeriksaan dan prosedur medis untuk menstabilkan kondisi, termasuk pertimbangan pemasangan saluran pembuangan cairan otak.
Kendaraan roda dua yang pernah menjadi hobi dan simbol kebebasan baginya kini harus diserahkan. Joel menyebut dirinya pernah memiliki lebih dari seratus sepeda motor, tetapi kini ia memilih melelang sebagian besar koleksi tersebut. “Saya mencintai berkendara, merasakan anonimitas, dan mengutak-atik mesin. Tapi sekarang, saya sadar risikonya terlalu besar,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa keputusan ini bukan karena kehilangan minat, melainkan bentuk kesadaran akan batas kemampuan fisik dan kesehatan.
Kegiatan panggung pun kini terhambat. Dokter sarafnya memperingatkan bahwa setiap pertunjukan menghasilkan tekanan tinggi, cahaya terang, suara keras, dan energi sosial yang dapat memperburuk kondisi. “Setiap kali tampil, rasanya seperti mengalami gegar otak,” kata Joel. Ia menekankan bahwa musik rock and roll yang khas dalam karyanya telah menyebabkan gangguan pendengaran sejak lama, sehingga paparan suara tinggi saat konser kini dianggap berisiko.
Meski sempat tampil pada Januari 2026 dalam acara penghormatan, Joel menegaskan bahwa secara umum ia diminta untuk menunda aktivitas panggung hingga kondisinya pulih sepenuhnya. Ia menyatakan kesiapan untuk kembali tampil, tetapi hanya setelah melalui serangkaian evaluasi medis menyeluruh. “Saya sangat ingin kembali ke panggung, tapi kesehatan saya harus jadi prioritas utama,” ujarnya.
Billy Joel, lahir dengan nama William Martin Joel pada 9 Mei 1949, telah menjadi salah satu ikon musik global sejak aktif sejak 1965. Ia telah menjual lebih dari 160 juta rekaman di seluruh dunia, merilis 12 album studio yang semuanya ditulis sendiri, serta meraih 23 nominasi Grammy dengan lima kemenangan, termasuk Album of the Year untuk 52nd Street. Lagu-lagunya seperti *Uptown Girl*, *We Didn’t Start the Fire*, dan *It’s Still Rock and Roll to Me* tetap menjadi simbol era musik pop dan rock Amerika.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Rekayasa Lalu Lintas Hadapi Konser Kanye West di GBK
Dishub DKI Jakarta menerapkan penyesuaian arus lalu lintas di sekitar GBK selama konser Kanye West, mulai malam hingga dini hari, dengan pengalihan rute dan layanan transportasi khusus.
24 Oktober 2026

Konser Kanye West di GBK Siap Digelar dengan Aturan Ketat
Konser Kanye West di Stadion Utama Gelora Bung Karno digelar pada 24 Oktober dengan jadwal masuk terpisah berdasarkan kategori tiket dan aturan ketat soal barang bawaan serta akses khusus.
23 Oktober 2026

20 Ribu Turis Asing Sambangi Jakarta untuk Konser Kanye West
Sebanyak 20.500 penonton asing dipastikan hadir di konser Kanye West di GBK, 24 Oktober 2026, menjadi acara tunggal pertama di Indonesia dari tur globalnya.
23 Oktober 2026

Lalu Lintas Padat di Senayan, Pengendara Diminta Waspadai Rekayasa
Pada 24 Oktober 2026, kawasan GBK dan Senayan diprediksi mengalami kepadatan tinggi akibat empat acara besar, termasuk Jakarta Running Festival, dengan pengalihan rute dan penyesuaian layanan Transjakarta.
23 Oktober 2026
Berita Lainnya

BEI Pantau Transaksi Saham PNSE dan DKHH Akibat Volatilitas Ekstrem
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Agoes Projosasmito Akuisisi Saham BRMS Senilai Rp2,4 M
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Inflasi Jepang Naik, BOJ Pertimbangkan Kenaikan Suku Bunga Lagi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Saham Murah Bukan Jaminan Menguntungkan, Ini Peringatan Ahli
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Menko Airlangga: Bukan Hanya MSCI yang Menentukan Kredibilitas Pasar Modal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

BRI Perluas Akses Magang Nasional untuk Generasi Muda
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.37 WITA

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.37 WITA

