Sabtu, 10 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Blok M Dikembangkan Jadi Kawasan Transit Modern

Jakarta Selatan akan menyulap Blok M menjadi kawasan berorientasi transit dengan dua tower baru, mal, hotel, dan ruang publik, tanpa menghilangkan ciri khasnya.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Blok M Dikembangkan Jadi Kawasan Transit Modern📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kawasan Blok M di Jakarta Selatan akan mengalami transformasi signifikan dalam lima tahun ke depan sebagai bagian dari program revitalisasi berbasis transportasi publik. Proyek ini, yang dikenal sebagai Blok M Hub, akan melibatkan pembangunan dua menara tinggi yang menjadi pusat aktivitas baru di kawasan tersebut. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan rencana pembangunan tersebut saat konferensi pers pada 2 Oktober 2026, menjelang peresmian proyek. Ia menegaskan bahwa detail ketinggian dan fungsi masing-masing tower akan diumumkan saat launching resmi.

Pengembangan tidak hanya terbatas pada gedung tinggi, tetapi juga mencakup berbagai fasilitas komersial dan publik. Di antaranya adalah apartemen, hotel bintang lima, pusat perbelanjaan, serta area terbuka untuk kegiatan masyarakat. Semua elemen ini dirancang untuk mendukung integrasi antarmoda transportasi dan meningkatkan kenyamanan pengguna. Sejalan dengan itu, kawasan yang saat ini dilalui lebih dari 25.000 pengunjung harian dan menampung 332 tenant akan tetap beroperasi selama proses pembangunan berlangsung.

Pengembang yang bekerja sama dengan PT MRT Jakarta menjamin kelancaran aktivitas ekonomi dan transportasi selama proyek berjalan. MRT Jakarta menyatakan bahwa tenant akan diberikan masa transisi agar tetap dapat beroperasi tanpa gangguan signifikan. Selain itu, akses pejalan kaki akan diperbaiki, dan integrasi antar moda transportasi akan ditingkatkan untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar.

Transformasi Blok M mencakup lima pilar utama: revitalisasi terminal menjadi lebih modern dan terintegrasi, pengembangan kawasan campuran di Sisingamangaraja, peningkatan aksesibilitas, pembangunan destinasi komersial baru, serta pengadaan ruang terbuka publik yang lebih luas. Groundbreaking rencananya dilaksanakan pada pekan pertama Oktober 2026, dengan tahapan penyelesaian bertahap. Terminal, kawasan retail, dan podium diharapkan siap beroperasi pada 2029, sedangkan pengembangan kawasan campuran ditargetkan selesai pada 2030.

Pramono Anung menekankan pentingnya menjaga karakter asli Blok M dalam proses modernisasi. Ia menegaskan bahwa meski infrastruktur dan tata ruang diperbarui, ruh sosial dan budaya yang telah terbentuk selama puluhan tahun tidak boleh hilang. Revitalisasi bertujuan memperbaiki kualitas ruang publik tanpa mengorbankan identitas khas kawasan yang sudah dikenal sebagai pusat kuliner dan budaya anak muda Jakarta.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya