Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BRI Salurkan 270 Pompa Air Atasi Karhutla di Kalimantan Barat

BRI menyalurkan 270 unit mesin pompa air dan perlengkapan penunjang untuk dukung penanganan karhutla di Kalimantan Barat melalui program BRI Peduli.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
BRI Salurkan 270 Pompa Air Atasi Karhutla di Kalimantan Barat📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyalurkan 270 unit mesin pompa air sebagai bagian dari upaya mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Barat. Penyaluran dilakukan secara langsung melalui koordinasi dengan Tim Satuan Tugas Karhutla, pemerintah daerah, serta instansi terkait, menjangkau wilayah seperti Kabupaten Landak dan Sanggau yang terdampak parah. Alat ini menjadi kunci dalam mempercepat proses pemadaman, terutama di area yang sulit dijangkau kendaraan dan minim akses air.

Selain pompa air, BRI Peduli juga menyediakan selang hisap berukuran lima meter, selang air, serta nosel yang disesuaikan dengan kondisi lapangan. Perlengkapan ini dirancang untuk memastikan efektivitas operasional petugas pemadam saat berada di lokasi kebakaran. Ketersediaan sarana pendukung ini menjadi faktor penting mengingat kondisi geografis yang beragam serta distribusi titik api yang tersebar luas.

Dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat, BRI Peduli juga menyalurkan masker dan vitamin kepada warga yang terdampak kabut asap. Langkah ini diambil untuk mendukung daya tahan tubuh mereka, terutama bagi mereka yang harus tetap beraktivitas di luar ruangan. Corporate Secretary BRI, Dhanny, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menanggulangi dampak lingkungan dan sosial akibat karhutla.

Dandim 1204/Sanggau-Sekadau Letkol Inf Nurrachman Gindha Dradhizya menyampaikan apresiasi tinggi atas bantuan yang diberikan. Ia menilai mesin pompa air dari BRI sangat praktis dan mudah dimobilisasi, sehingga memperkuat kapasitas petugas dalam merespons titik api secara cepat. Menurutnya, dukungan ini menjadi penunjang penting dalam menekan dampak asap dan mempercepat pemulihan kondisi lingkungan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya