Senin, 12 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BRILink Agen Ijay Jadi Pusat Layanan Keuangan dan Bantuan di Kalsel

Pemilik BRILink Agen di Kalsel berhasil menjadikan usahanya sebagai pusat akses keuangan dan penyalur bantuan pangan bagi 2.000 keluarga melalui jaringan lokal yang terpercaya.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 12 Oktober 2026, 15.24 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
BRILink Agen Ijay Jadi Pusat Layanan Keuangan dan Bantuan di Kalsel📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Sejak bergabung sebagai BRILink Agen pada 2015, Ijay dari Desa Jelapat 2, Kabupaten Barito Kuala, berhasil mengubah konter pulsa sederhana menjadi pusat layanan keuangan yang melayani ribuan warga. Sebelumnya, masyarakat harus menempuh jarak hingga 15 kilometer untuk mencapai kantor BRI terdekat, menghadapi biaya transportasi tinggi dan antrean panjang. Kini, dengan hadirnya agen di desa, transaksi kecil hingga Rp1 juta bisa dilakukan secara cepat, murah, dan nyaman, tanpa perlu berpergian jauh.

Awalnya, aktivitas utama di agen Ijay didominasi penarikan gaji dari perusahaan kayu yang beroperasi di sekitar wilayah tersebut. Dalam waktu singkat, usaha ini mampu menghasilkan keuntungan bersih Rp5 hingga Rp6 juta per bulan. Konsistensi pelayanan, kehadiran fasilitas pendukung seperti papan petunjuk, serta promosi digital melalui media sosial memperkuat kepercayaan masyarakat. Dukungan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI menjadi katalisator awal yang memungkinkan Ijay melakukan ekspansi bisnis.

Hingga kini, Ijay mengelola lima lini usaha terpadu, termasuk minimarket, pangkalan gas LPG, toko alat tulis kantor, penjualan plastik, dan toko sepeda listrik. Ia juga mengelola perkebunan seluas 10 hektar. Semua usaha tersebut menyerap tenaga kerja lokal, dengan 10 karyawan yang berasal dari lingkungan RT tempat tinggalnya, sehingga mengurangi angka migrasi kerja ke kota. Sebagai agen referral BRI, Ijay aktif membantu warga dan pelaku UMKM mendapatkan akses pembiayaan, termasuk program Ultra Mikro untuk usaha kecil seperti angkringan.

Peran Ijay semakin strategis saat agennya dipercaya menjadi titik penyaluran Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) bagi sekitar 2.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayahnya. Dengan jarak tempuh yang sangat dekat dari rumah warga, proses pencairan bantuan menjadi lebih efisien dan terhindar dari potensi penyelewengan. Ijay menyebut kepercayaan ini merupakan bentuk tanggung jawab besar untuk memastikan bantuan sampai tepat sasaran.

Dukungan teknis dari BRI, termasuk responsifnya petugas dan mantri dalam menangani kendala operasional, menjadi fondasi keberlanjutan usaha. Menurut Corporate Secretary BRI, keberadaan BRILink Agen merupakan bagian dari komitmen untuk memperluas inklusi keuangan melalui jaringan di wilayah perdesaan. Tujuannya bukan hanya menyediakan transaksi, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi lokal yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya