Brimob Dikerahkan Percepat Pemadaman Karhutla di Sumatera dan Kalimantan
Polri mengerahkan personel Brimob dari berbagai daerah, termasuk Lampung, untuk bantu pemadaman karhutla di Sumatera Selatan dan Kalimantan Tengah dengan dukungan kendaraan operasional.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 23.26 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 81x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Polri memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mengerahkan personel Brimob dari berbagai wilayah, termasuk Satuan Brimob Polda Lampung yang mengirimkan enam anggota beserta dua unit kendaraan Armored Water Cannon (AWC) ke Sumatera Selatan. Pengiriman ini dilakukan sebagai bagian dari tugas bantuan kendali operasi (BKO) untuk mendukung penanganan darurat di wilayah yang mengalami kondisi kebakaran intensif.
Sebelumnya, pada 15 Oktober, sebanyak 200 personel Brimob dari Pasukan Brimob I Korbrimob Polri telah diterjunkan ke Sumatera Selatan. Sementara itu, pada 16 Oktober, Polda Nusa Tenggara Barat mengirimkan 200 personel Brimob untuk mendukung operasi pemadaman di Kalimantan Tengah. Penempatan ini dilakukan berdasarkan analisis kebutuhan lapangan dan kondisi geografis yang mendukung penyebaran sumber daya secara efektif.
Kendaraan AWC yang dikirimkan dari Lampung berfungsi sebagai sarana operasional utama dalam pemadaman, dengan empat operator dan dua pengemudi yang telah dilatih khusus. Peran kendaraan ini penting dalam mengatasi titik api yang sulit dijangkau secara manual, terutama di area rawa dan lahan gambut yang rentan terbakar. Dukungan sarana dan peralatan ini diharapkan mampu mempercepat proses pemadaman dan mencegah perluasan area terbakar.
Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Johnny Eddizon Isir, menegaskan bahwa penempatan personel dan sarana dilakukan secara selektif sesuai kebutuhan lapangan. Upaya ini bertujuan memperkuat kesiapsiagaan, meningkatkan efisiensi operasional, serta meminimalkan dampak negatif karhutla terhadap lingkungan dan masyarakat. Koordinasi lintas satuan dan partisipasi masyarakat diharapkan menjadi kunci dalam deteksi dini dan penanganan cepat.
Polri juga mengimbau masyarakat untuk tidak membakar lahan sebagai cara membuka areal, serta segera melaporkan adanya titik api kepada petugas. Kolaborasi antarinstansi dan kesadaran masyarakat dinilai krusial dalam mencegah kebakaran berulang dan menjaga kelestarian ekosistem.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Operasi gabungan di Jayapura menyita 10 kilogram ganja, senjata api, dan senjata tajam, serta menangkap 10 orang, termasuk warga negara Papua Nugini.
24 Oktober 2026

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Pengadilan Niaga Jakarta Pusat membatalkan putusan KPPU terhadap 97 penyelenggara pinjaman daring karena dinilai melanggar doktrin tindakan negara dan tidak memenuhi kriteria pasar bersangkutan.
24 Oktober 2026

Presiden Korea Selatan Buka Pintu Debat Politik Lewat AI
Presiden Lee Jae Myung memicu kontroversi dengan mengacu pada respons AI Gemini untuk membela kehadiran kepala lembaga investigasi dalam rapat kabinet, memicu reaksi keras dari oposisi.
24 Oktober 2026

Perlu Kajian Mendalam Usulan Perubahan Definisi Korupsi
Menteri Koordinator Hukum menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap wacana perubahan definisi korupsi yang disampaikan Dewan Ekonomi Nasional.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

