Jumat, 9 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Bupati Buton Tegaskan Integritas di Tengah Peringatan Kajati

Bupati Buton menegaskan komitmen menjaga integritas dan transparansi dalam pemerintahan, menyikapi peringatan dari Kajati Sultra tentang pencegahan korupsi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 21.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Bupati Buton Tegaskan Integritas di Tengah Peringatan Kajati📷 Alvin Akawijaya Putra, Bupati Buton (Wikimedia Commons)

Kendari, ıNarasikita - Bupati Buton secara tegas menegaskan bahwa pemerintah daerahnya selalu berjalan di atas garis lurus dalam menjalankan roda pemerintahan. Pernyataan ini disampaikan menyusul peringatan dari Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara terkait pentingnya pencegahan korupsi di lingkungan birokrasi daerah. Ia menegaskan bahwa semua kebijakan dan pengelolaan anggaran dilakukan dengan prinsip akuntabilitas dan transparansi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menekankan bahwa pihaknya telah menerapkan sistem pengawasan internal yang ketat, termasuk audit rutin dan mekanisme pelaporan yang terbuka bagi masyarakat. Ia menyebut bahwa setiap tindakan yang dilakukan oleh jajaran pemerintah daerah telah melalui proses evaluasi dan pertanggungjawaban yang jelas. Upaya ini, menurutnya, menjadi bentuk nyata dari komitmen menjaga kepercayaan publik.

Peringatan dari Kajati Sultra dinilai sebagai bentuk penyemangat dan pengingat agar seluruh aparatur pemerintah tetap waspada terhadap potensi penyimpangan. Bupati menyambut baik arahan tersebut sebagai bagian dari proses pembinaan yang konstruktif. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya berupaya memenuhi tugas administratif, tetapi juga berkomitmen membangun budaya anti-korupsi yang berkelanjutan.

Dengan tetap menjaga integritas, Bupati berharap dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Ia menegaskan bahwa kesuksesan pembangunan tidak hanya diukur dari proyek fisik, tetapi juga dari kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya