Senin, 5 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Bupati Kolaka Salurkan 750 Zak Pupuk untuk Petani di Tiga Kecamatan

Bupati Kolaka menyalurkan 750 zak pupuk secara gratis di tiga kecamatan sebagai bentuk realisasi janji politik untuk mendukung produktivitas pertanian daerah.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 21.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Bupati Kolaka Salurkan 750 Zak Pupuk untuk Petani di Tiga Kecamatan📷 Amri Jamaluddin, Bupati Kolaka (Wikimedia Commons)

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Kabupaten Kolaka resmi menyalurkan bantuan pupuk berbentuk zak kepada petani di tiga wilayah kecamatan, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung sektor pertanian. Penyaluran ini dilakukan secara langsung oleh Bupati Kolaka, yang menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan realisasi janji kampanye yang telah diberikan sebelumnya. Tujuannya adalah menurunkan beban biaya produksi bagi petani, terutama di tengah fluktuasi harga input pertanian yang tinggi.

Dalam pelaksanaannya, total 750 zak pupuk disalurkan secara merata ke Kecamatan Kolaka Timur, Kolaka Utara, dan Kolaka Selatan. Penyaluran dilakukan dengan sistem distribusi terpadu, melibatkan petugas dari Dinas Pertanian dan perwakilan kelompok tani setempat. Setiap petani penerima diberi satu zak pupuk, dengan harapan dapat meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani secara langsung.

Bupati Kolaka menegaskan bahwa program ini bukan sekadar kebijakan sosial, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Kolaka. Ia menyampaikan bahwa pemerintah akan terus mengoptimalkan pendistribusian input pertanian agar mencapai target produksi nasional. Selain pupuk, pihaknya juga berencana mengevaluasi kebutuhan lain seperti benih unggul dan alat pertanian.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat keterlibatan pemerintah dalam mendukung sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal. Dengan penyaluran yang transparan dan terukur, diharapkan mampu membangkitkan semangat produktivitas di kalangan petani, sekaligus mempercepat pencapaian target swasembada pangan di tingkat daerah.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya